TOPIK
Musim Haji 2016
-
ternyata uang itu merupakan sumbangan dari donatur di Arab Saudi untuk pembangunan masjid, musala dan yayasan yatim di Indonesia.
-
"Putusannya seperti apa kami juga belum tahu. Kami sama-sama masih menunggu hasil sidang putusan tersebut."
-
Rata-rata jemaah tersebut sudah memiliki riwayat penyakit dan berisiko tinggi, seperti jantung dan kolesterol.
-
Secara umum, pemulangan semua jemaah asal Jatim berlangsung lancar dan tertib.
-
“Sekarang ini belum pulang. Saya belum dapat kabar kapan pulangnya. Yang jelas menunggu kursi kosong dari kloter lain," kata Haris Hasanuddin.
-
“Sedangkan 80 persen uang dikembalikan ke donator yang ada di Arab Saudi,” kata dia kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Kamis (6/10/2016).
-
Selama ini pihak yayasan biasa menerima uang titipan sadaqoh dari saudagar Arab Saudi.
-
Sebagian besar merupakan pemilik agen perjalanan haji yang memberangkatkan calon jamaah haji ke Arab Saudi melalui Filipina.
-
#GRESIK - Rumah Ansharul Adhim Abdullah (47) dan Sri Wahyuni Rahayu (36) di Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, masih terlihat...
-
"Kosong rumahnya. Ibu dan anaknya nginap di rumah saudaranya," ujar tetangga Adhim.
-
"Jadi uang Rp 3 miliar itu bagi mereka kecil, karena orang Arab itu menginginkan pembangunan masjid secara total yang biasanya..."
-
"Kami belum mendapat kepastian kloter berapa jemaah Gresik itu akan diterbangkan. Yang jelas ketiganya akan dipulangkan hari Kamis (6/10/2016)."
-
#GRESIK - Rochmat diminta membantu membawa uang oleh Ansharul Adhim Abdullah (47) dan Sri Wahyuni (36), warga Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan.
-
“Saya yang menyerahkan ke petugas bea cukai di Surabaya,” ungkap Abdul Hamid, Ketua DPRD Gresik yang merupakan anggota rombongan haji di Kloter 39.
-
“Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, ketiganya sudah dibebaskan dan boleh pulang,” kata Munir, Rabu (5/10/2016).
-
Sebelum berangkat, calon jemaah haji sebenarnya sudah diberi pembekalan saat manasik haji.
-
Setiap penumpang yang ingin terbang harus mengantongi izin dari BI tersebut. Begitu juga dari bandara di dunia lainnnya.
-
Setelah diperiksa, tiga orang jemaah haji asal Gresik tersebut dibebaskan
-
#GRESIK - Rochmat Kanapi Podo (58), Ansharul Adhim Abdullah (47) dan Sri Wahyuni Rahayu (36) ditahan otoritas bandara karena bawa tiga jenis mata uang
-
Dia mengaku belum tahu asal uang yang mereka bawa. Untuk apa uang itu dibawa dalam jumlah besar, panitia juga belum tahu.
-
"Adhim jarang bergaul dengan tetangga. Mungkin karena kesibukannya," kata Sholikan.
-
"Di sini tidak tahu apa-apa. Silakan ke Tebaloan karena uang itu milik warga Tebaloan, Duduksampean itu," kata Basuki (51), tetangga Rochmat.
-
Saat ini, rumah Adhim terlihat sepi. Sebab, selama ditinggal ibadah Haji, rumah tersebut hanya dihuni anak terakhir yang masih kecil dan...
-
Kepala Kantor Kementrian Agama Gresik, Haris Hasanudin, mengaku sudah mendapat informasi bahwa tiga orang jemaah tersebut tertahan di Madinah.
-
Mereka terbukti membawa uang tunai sekitar Rp 2 miliar dalam pecahan dolar AS dan Euro tanpa melapor.
-
Otoritas Filipina masih mendalami kasus jamaah haji Indonesia yang baru tiba di negara tersebut
-
Sulkan (75) jemaah haji asal Desa Gedongboyountung, Kecamatan Turi, Lamongan Kamis (29/9/2016) pukul 07.48 waktu setempat dirujuk ke Sektor TKHI
-
Jamaah haji asal Kabupaten Kediri yang tergabung dalam kloter 25, 26 dan 27 telah tiba di halaman belakang Kantor Pemkab Kediri Jl Soekarno Hatta, Rab
-
Pada kesempatan pertama, ia berhasil memandu sejumlah perempuan untuk mencium Hajar Aswad.
-
"Ini baru saja ditemukan, ternyata Pak Yasniti ditemukan bersama kloter lain dan tidur di Masjid," kata Sugianto.
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved