Musim Haji 2016
Jemaah Haji Asal Lamongan Dirujuk ke Sektor TKHI Madinah karena Sakit Ini
Sulkan (75) jemaah haji asal Desa Gedongboyountung, Kecamatan Turi, Lamongan Kamis (29/9/2016) pukul 07.48 waktu setempat dirujuk ke Sektor TKHI
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Musahadah
SURYA.co.id l MADINAH - Sulkan (75) jemaah haji asal Desa Gedongboyountung, Kecamatan Turi, Lamongan Kamis (29/9/2016) pukul 07.48 waktu setempat dirujuk ke Sektor TKHI lantaran sesak nafas berat.
Sugianto, petugas tenaga kesehatan haji indonesia (TKHI) Kloter 45, kepada Surya.co.id mengatakan, sebelum memutuskan merujuk, semalam petugas sudah mengupayakan pengobatan, namun tidak ada perkembangan.
"Sesaknya karena penderita mempunyai riwayat penyakit asma,"kata Sugianto saat mendorong jemaah menuju mobil Ambulans.
Pertolongan pertama sudah dilakukan di kamar hotel Al, Fairos, tempat Sulkan berada di Madinah. Di antaranya dengan pemberian obat untuk mengurangi sesak nafasnya dan diinfus.
Kondisi penderita ini ada kemungkinan dipicu dinginnya AC di dalam kamar.
Tim kesehatan terpaksa merujuknya ke sektor yang tak jauh dari Masjid Nabawi untuk mendapat penanganan lanjutan, di antaranya dipasang oksigen dan nebulizer.
"Ada dahak yang harus dikeluarkan dengan tindakan medis pemasangan nebulizer,"ungkap Sugianto.
Dirujuknya H Sulkan ini menyusul jemaah haji sebelumnya, yakni Yasniti, Srinah, Farchan, dan Kati untuk dirawat di sektor dan Rumah Sakit.
Empat jemaah yang dirawat kini sudah dipulangkan dari sektor dan rumah sakit.