TOPIK
Bangunan Ponpes di Sidoarjo Ambruk
-
Sebanyak tiga santri korban meninggal di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo terindenfikasi merupakan asal Sampang, Madura, Jawa Timur.
-
Masih ada 31 kantong jenazah korban runtuhan Gedung Ponpes Al-Khoziny Buduran Sidoarjo yang masih dalam proses diidentifikasi
-
Begini nasib Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur pasca tragedi ambruknya baginan musala yang menewaskan puluhan santri.
-
Korban bernama Ghifari Haikal Nur (17) asal Desa Wangen, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan telah dikebumikan
-
Pemerintah menyoroti tradisi nguli yang dilakukan para santri sebelum tragedi ambruknya ponpes tersebut. Cak Imin minta dihentikan.
-
Pengurus Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, akhirnya memberikan pernyataan terkait ambruknya bangunan musala, Senin (29/9/2025).
-
Dari 18 kantong jenazah itu, 5 kantong jenazah di antaranya teridentifikasi berasal dari Kabupaten Bangkalan.
-
Terungkap amalan kebaikan Moh Ubaidillah (17), korban tewas runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo pada Senin (29/9/2025).
-
Nama Virgiawan Narendra Sugiarto (16) berada pada urutan keenam yang dibacakan Tim DVI RS Bhayangkara Surabaya.
-
Moh Ubaidillah (17) menjadi satu di antara 17 nama korban meninggal dunia tragedi Ponpes Al Khoziny ambruk
-
Pasca evakuasi korban ambruknya Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, pemerintah pastikan akan melakukan pembangunan ulang.
-
Sehingga, dari data baru tersebut menambah jumlah korban meninggal yang berhasil diidentifikasi menjadi 34 jenazah dari 64 kantung
-
Dan pihaknya mengapresiasi empati dan dedikasi para jurnalis, relawan, dan aparat yang tanpa lelah membantu selama proses pencarian
-
Fauzi mendatangi Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya untuk memastikan keberadaan keempat keponakannya itu.
-
Zainul membenarkan Kepala Basarnas, Marsda TNI Mohammad Syafii telah menghentikan proses pencarian dan upaya pertolongan
-
Jumlah santri asal Sampang yang jadi korban meninggal dunia insiden Ponpes Al Khoziny Sidoarjo ambruk bertambah.
-
Suasana sekitar Pondok Pesantren Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jatim (Jatim), sudah tidak seperti seminggu belakangan.
-
Abdul Fattah (18) menjadi salah satu korban meninggal dunia akibat reruntuhan bangunan di Ponpes Al Khoziny
-
Bocah ini mampu memulihkan mentalnya dengan cepat dan sepertinya tidak trauma. Ia mengaku siap kembali mondok di pesantrennya setelah sembuh.
-
Setelah proses evakuasi korban runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny rampung, kini giliran pihak terkait mulai bergerak.
-
Per hari Selasa ini fokus penanganan di RS. Bhayangkara Polda Jatim bersama Tim DVI. Pendampingan psikologis dan spiritual sangat penting
-
Proses penegakan hukum tersebut pasti akan dilakukan manakala proses evakuasi pencarian dan penanganan korban rampung.
-
Aksi tanggap bencana ini dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo.
-
Menurutnya semua proses telah berjalan baik dan terukur sebagaimana ketentuan yang ada.
-
Inilah sosok KH R. Abdus Salam Mujib, pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur yang ambruk Senin (29/9/2025).
-
Saat ini fokus berikutnya adalah identifikasi korban dengan melibatkan tim DVI dari RS Bhayangkara Polda Jarim.
-
Keikhlasan ditunjukkan para keluarga santri yang menjadi korban tewas saat runtuhnya musala ponpes Al Khozini, Sidoarjo pada Senin (29/9/2025).
-
Semua korban dievakuasi dari sektor A2. Semua korban dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi tim DVI Polda Jatim.
-
Jasad anak pertama dari dua bersaudara itu berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Jatim karena terbantu sejumlah tanda pengenal pada tubuh
-
Sukarti sang ibunda, yang baru tiba di RS Bhayangkara Surabaya ingin melihat wajah sang anak sulung setelah lebih dari seminggu