Anggota Tim Gabungan Indpeneden Pencari Fakta (TGIPF), Rhenald Kasali mengungkapkan pihak Indosiar minta laga Arema FC vs Persebaya digelar malam hari
Menindaklanjuti tragedi yang terjadi Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu, Tim Gabungan Aremania memiliki 8 tuntutan yang diserukan
Meski sudah sepekan lebih tragedi Kanjuruhan berlangsung, namun efek gas air mata cukup keras dirasakan oleh para korban Tragedi Arema vs Persebaya.
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGIPF) mendapat berbagai informasi penting dari para suporter terkait tragedi Kanjuruhan.
Dedi menyebut pelemparan batu itu terjadi saat polisi sedang mengevakuasi pemain dan ofisial Persebaya usai laga Arema FC vs Persebaya
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico bakal menyiapkan semua data yang dibutuhkan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TPIGF) Tragedi Kanjuruhan.
Abdul Haris yang merupakan Ketua Panpel Arema FC, mengaku sebelum tragedi itu terjadi, sebelumnya ia sudah berkali-kali ingin mundur
Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, yang kini ditetapkan sebagai tersangka tragedi Kanjuruhan, ternyata sudah pernah mendapat hukuman dari Komdis PSSI
trauma dan luka efek dari insiden tersebut masih dirasakan para korban hingga sekarang.
Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, mengungkapkan alasan pihaknya mencetak tiket sebanyak 43 ribu pada laga Arema Vs Persebaya.
Kandungan gas air mata yang ditembakkan saat tragedi Kanjuruhan dianggap janggal. Panpel Arema minta korban diotopsi.
Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris berlinang air mata menceritakan kronologi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Keponakannya juga meninggal dunia
Berikut ini ada 4 fakta baru atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan sedikitnya 131 Aremania saat laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Sabtu lalu.
Tragedi Kanjuruhan yang menelan 131 korban jiwa pada Sabtu (1/10/2022) lalu, membuat Aremania trauma untuk datang ke stadion.
Perwakilan Persebaya dan Bonek dengan niatan tulus ziarah dengan tabur bunga serta berdoa di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang
Komdis PSSI telah menetapkan sanksi untuk klub Arema FC seusai tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan ratusan nyawa melawang
Terungkap alasan Panpel Arema FC tak segera membuka pintu Stadion Kanjuruhan, saat laga Arema FC vs Persebaya Surabaya,
Beredar video AKBP Ferli Hidayat memberikan instruksi ke anggotanya, 5 jam sebelum pertandingan Arema vs Persebaya yang berakhir tragedi Kanjuruhan
Duka mendalam dirasakan seluruh bagian Arema FC, tak terkecuali Pelatih Arema FC Javier Roca.
Pelatih Arema FC, Javier Roca mengalami penyesalam dalam timnya kalah dari Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 hingga memicu tragedi Kanjuruhan, Sabtu.