Tragedi Arema vs Persebaya
Arema FC Diusir dari Malang dan Didenda, Manajer Arema FC Ali Rifki: Kami Tak Pikirkan Soal Sanksi
Komdis PSSI telah menetapkan sanksi untuk klub Arema FC seusai tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan ratusan nyawa melawang
SURYA.co.id | MALANG - Komdis PSSI telah menetapkan sanksi untuk klub Arema FC seusai tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan ratusan nyawa melawang, Sabtu (1/10/2022) lalu.
Komdis PSSI menjatuhkan sanksi pada Arema yakni dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton dan harus dilaksanakan di luar Malang sejauh lebih dari 250 kilometer selama Liga 1 musim 2022/2023 berlangsung.
Selain itu, Arema FC juga didenda Rp 250 juta.
Terkait sanksi yang dijatuhkan pada klubnya, Manajer Arema FC Ali Rifki mengaku pihaknya tak memikirkan perkara sanksi.
“Kami tidak peduli dan belum mau memikirkan soal sanksi. Sekarang ini manajemen masih fokus pada korban. Mau seberapa besar sanksinya tidak masalah karena ini menyangkut nyawa Arema,” kata Ali Rifki, Rabu (5/10/2022).
Lebih lanjut Ali menegaskan, saat ini klubnya tengah fokus pada keluarga korban yang meninggal dunia dan korban yang masih dirawat di rumah sakit.
“Kami masih fokus pas korban, baik yang sakit maupun keluarga korban yang ditinggalkan. Tim dibagi tiga keliling menemui korban,” ujarnya.
Ali menuturkan dari hasil ia dan tim datang ke rumah duka dan juga mengunjungi korban yang berada di rumah sakit, keluarga para korban meminta agar kasus ini terus diusut dan dikawal sampai menemukan tersangkanya.
“Ketika kami berbicara dengan keluarga korban, mereka minta ikut pantau perkembangan peristiwa ini. Saya lihat Presiden Jokowi juga meminta kasus dibuka secara terang. Semoga doa dari seluruh masyarakat Indonesia mendoakan korban meninggal dunia supaya husnul khotimah dan dan keluarga diberi kekuatan serta yang terluka diberi kesembuhan,” jelasnya.