TOPIK
Eksekusi Mati Terpidana Kasus Narkoba
-
Tentu kurang pantas, orang yang melakukan kejahatan di Indonesia diberi nama untuk beasiswa.
-
Paull, wisatawan Australia, tidak merasa khawatir berlibur di Pulau Dewata.
-
"Memang tak jadi itu (donor organ) karena ada keterangan ahli kalau yang menerima donor belum siap."
-
"Memang tak jadi itu (donor organ) karena ada keterangan ahli kalau yang menerima donor belum siap.
-
"Jadi nama Raheem itu sebenarnya nama palsu dan bukan nama sebenarnya," ungkapnya.
-
Prosesi misa arwah ini dipimpin langsung Romo Fusi Sufensio Nusantara.
-
Mary Jane Fiesta Veloso merupakan salah seorang terpidana mati yang masuk dalam daftar eksekusi tahap kedua
-
"Prosesi persiapan meyambut kedatangan jenazah (Raheem) memang sudah siap 100 persen. Tinggal menunggu kedatangan jenazahnya
-
Penjagaan dan pengawalan akan dilakukan hingga jasad terpidana mati diterbangkan ke negaranya melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta
-
"Nanti akan disemayamkan dulu di PMM untuk prosesi sembahyang terakhir dan prosesi lainnya," terang Jaksa Penuntut Umum (JPU)
-
"Ini persiapan agar saat memasukkan peti lebih mudah," jelasnya.
-
Mary Jane dibawa ke Yogyakarta menggunakan mobil Transpas jenis Elf dengan pengawalan personel Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Tengah
-
Kelompok pertama membawa jenazah Myuran Sukumaran (nomor 1), Andrew Chan (nomor 2), Martin Anderson (nomor 4), Silvester Obiekwe
-
"Presiden Joko Widodo menginstruksikan Jaksa Agung untuk menunda eksekusi Mary Jane dengan pertimbangan menunggu proses hukum di Filipina selesai."
-
Delapan terpidana mati kasus narkoba telah dieksekusi mati secara serentak di Nusa Kambangan, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2015) pukul 00.25.
-
"Tetapi, kami tidak diketahui pergi kemana. Dugaan sementaranya pergi ke Nusa Kambangan. Meski tidak ada anggota keluarga yang menyampaikan hal itu
-
"Saya percaya Tuhan masih memberikan kesempatan buat kita untuk bertobat. Saya percaya mereka akan berada di surga bersama bapa," ucapnya.
-
Salah seorang adik Myuran Sukumaran, Brintha tampak histeris sambil meronta-ronta.
-
Kuat dugaan eksekusi terhadap terpidana mati kasus narkoba akan dilaksanakan, Selasa (28/4/2015) malam atau Rabu (29/4/2015) dini hari.
-
Pernikanan tersebut dilakukan karena waktu yang sudah sangat terbatas
-
Selanjutnya, personel Polri beserta enam anjing pelacak itu masuk ke Dermaga Wijayapura.
-
Tahun 2007, Mahkamah Agung memvonis mati karena terbukti terlibat dalam kasus tersebut.
-
Ia meminta dukungan agar eksekusi mati terhadap dua warga negaranya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, ditunda.
-
Sabine yang menggendong Yasen enggan diwawancarai wartawan, demikian pula dengan Mohamed Arezki Atlaoui dan Alexandre Ferdinand Megel.
-
Dalam kesempatan itu, Menlu Bishop kembali meminta pemerintah Indonesia untuk mengampuni kedua warga Australia itu.
-
Satu terpidana mati lainnya asal Filipina, Mary Jane Fiesta Veloso, warga Filipina masih mengajukan upaya Peninjauan Kembali di Yogyakarta.
-
Puluhan warga tampak berdatangan ke tempat penyeberangan menuju Pulau Nusakambangan
-
Terpidana itu yakni Mary Jane Fiesta Veloso (warga negara Filipina) yang mendekam di Lapas Wirogunan, Yogyakarta.
-
Ia kemudian dibopong ke kursi tunggu antrean untuk tamu yang bakal menjenguk para tahanan.
-
Sedangkan mobil tahanan tetap kosong dan sopir langsung tancap gas mengetahui mobil Elf sudah keluar dari Lapas kelas I Madiun