Eksekusi Mati Terpidana Kasus Narkoba
Organ Tubuh Raheem Batal Disumbangkan
"Memang tak jadi itu (donor organ) karena ada keterangan ahli kalau yang menerima donor belum siap.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Yoni
SURYA.co.id|MADIUN - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Elvis Johnny memastikan jika organ tubuh terpidana mati, Raheem Agbaje Salami tidak jadi didonorkan atau disumbangkan ke orang yang membutuhkan.
Hal ini disebabkan lantaran tak adanya bank organ tubuh serta belum adanya orang yang langsung membutuhkan organ tubuh terpidana mati itu.
"Memang tak jadi itu (donor organ) karena ada keterangan ahli kalau yang menerima donor belum siap. Selain itu, kami tak punya bank organ tubuh, justru kami khawatir akan terinfeksi apa-apa kalau organ tak dimasukkan bank organ," terang Kepala Kejati Jatim, Elvis Johnny kepada Surya, Rabu (29/04/2015) saat melihat dari dekat prosesi pemakaman Raheem di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kota Madiun di JL Makam Tentara, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun.
Elvis menjelaskan saat ada permintaan donor organ dari terpidana mati itu, pihaknya langsung meminta keterangan ahli. Saat itu, ahli menyampaikan jika organ tubuh didonorkan maka orang yang menerima donor harus siap.
Selain itu, juga harus dicocokkan mengenai jenis darah antara Raheem dan penerima donornya.
"Belum didonorkan organnya. Kan belum ada orangnya yang mau menerimanya serta belum ada orang yang mengajukan. Kedua alasan ahli itu sudah kami sampaikan semuanya. Itu berdasarkan keterangan ahli dari kalangan dokter spesialis," imbuhnya.
Sedangkan saat ditanya mengenai nama Raheem Agbaje Salami menjadi Stefanus, Elvis tak mempermasalahkannya.
Alasannya, di dalam berkas perkarannya nama aslinya juga Raheem.
Selain itu, Raheem juga sudah membuat surat pernyataan dan ditandatangani yang bersangkutan mengenai namanya itu saat masih berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I Madiun.
"Karena Raheem ini masuk Indonesia pakai paspor dari negara lain bukan dari negara asalnya. Apalagi Stefanus itu kan nama baptis," tegasnya.
Sementara dalam prosesi ekskusi, kata elvis berjalan lancar tanpa kendala hingga pihaknya ikut mengantarkan ke pemakaman di Madiun itu.
"Alhamdulillah eksekusi lancar. Kami juga ikut acara ini sampai kami antar disini. Ini rasa kebersamaan dan duka cita kami dengan mengantar sampai ke perkuburan terakhirnya ini," pungkasnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pemakaman-raheem_20150429_162924.jpg)