Berita Viral

Pantesan Guru Supriyani Ngotot Penjarakan Aipda WH Jika Sudah Divonis Bebas, Rasakan Penderitaan Ini

Pantesan Saja Guru Supriyani Ngotot Penjarakan Aipda WH Jika Sudah Divonis Bebas. Ternyata Rasakan Penderitaan Berat Ini.

|
kolase Tribun Sultra
Aipda WH dan guru Supriyani. Pantesan Guru Supriyani Ngotot Penjarakan Aipda WH Jika Sudah Divonis Bebas. 

SURYA.co.id - Penderitaan berat yang dialami guru Supriyani saat dituduh menganiaya anak Aipda WH ternyata menorehkan luka mendalam.

Gah heran jika guru Supriyani pun tak tinggal diam jika nanti divonis bebas oleh hakim.

Ia tak akan membiarkan pihak-pihak yang menjerumuskannya ke dalam perkara pidana, lepas begitu saja.

Supriyani bakal melaporkan balik hingga mereka merasakan apa yang ia rasakan.

Hal itu diungkapkan guru Supriyani saat berbincang dengan pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel di channel youtube Diskursus.net.

Baca juga: Link Hasil Quick Count Pilgub Jatim 2024 Bisa Dicek di Sini, Siapa yang Unggul?

Baca juga: Usai Ucap Tak Puas Vonis Bebas Guru Supriyani, Pengacara Aipda WH Bongkar Gelagat JPU yang Cari Aman

Saat ditanya rencananya ketika nanti dinyatakan bebas tidak bersalah, Supriyani dengan tegas menyebut akan menempuh jalur hukum.

"Mungkin besok seandainya saya terbebas dari hukuman, supaya bisa juga merasakan apa yang saya rasakan saat ini.

"Orang-orang yang telah membuat saya menderita, supaya dia juga bisa merasakan apa yang saya rasakan selama ini," katanya. 

Reza lalu menanyakan apakah dia tidak capek menjalani proses hukum sanga sangat panjang, Supriyani menyebut ada kuasa hukum yang siiap membantu dan mendampinginya. 

Apakah Supriyani juga ingin mereka merasakan mereka tinggal di penjara? 

Guru SD ini mengangguk, "Supaya dia juga bisa merasakan," katanya.  

Bagaimana kalau tidak dipenjara? Supriyani mengaku akan kecewa. 

Menurutnya keadilan itu akan terealisasi ketika pihak-pihak tersebut bisa merasakan apa yang dia rasakan. 

Andri Darmawan, kuasa hukum Supriyani menambahkan, selama enam bulan Supriyani telah merasakan penderitaan karena kasus ini, 

Bahkan Supriyani dan suaminya tidak bisa berpikir untuk bekerja sejak dilaporkan bulan April 2024. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved