Pembunuhan Vina Cirebon
Balasan Menohok Dedi Mulyadi saat Upayanya Cari Keadilan Bagi Terpidana Kasus Vina Diragukan Jaksa
Dedi Mulyadi memberikan balasan menohok saat upayanya mencari keadilan bagi 7 terpidana kasus Vina Cirebon seolah diragukan jaksa.
"Tiap 3 jam tidur dia sudah kesakitan, jadi harus duduk. Lalu 3 jam duduk, harus tidur. Begitu terus," kata Beny yang mengaku sudah tiga kali membesuk Sudirman di Lapas Cirebon, dikutip dari tayangan Youtube Titin Prialianti The Real pada Jumat (20/9/2024).
Selain bekas tembakan peluru karet yang masih mambekas sampai sekarang, jari kelingking Sudirman juga patah.
Meski begitu, Beny memastikan Sudirman siap menjalani sidang Peninjauan Kembali (PK).
Diakui Beny, dalam pertemuannya di Lapas, Sudirman tidak ngomong panjang lebar.
"Tapi dia siap untuk jadi saksi di sidang PK dan bakal buka semuanya," ungkapnya.
Menurut Beny, selama ini sang adik memang pendiam dan tidak banyak ngomong.
Sudirman juga polos, dan rajin beribadah.
"Setiap hari dia ke mushola kalau Maghrib, Isya dan Subuh. Terus dituduh seperti itu, kan gak mungkin," katanya. .
"Mudah-mudahan keadilan bakal terungkap," harapnya.
Di bagian lain, kuasa hukum Sudirman, Titin Prialianti mengungkap perlakuan 6 terpidana lain terhadap Sudirman saat di Lapas Kesambi, Cirebon.
Dikatakan TItin, salah satu terpidana yang pasang badan untuk Sudirman adalah Rivaldy alias Ucil.
Meski Ucil masuk dalam kasus ini karena ulah Sudirman, namun kini dia justru yang paling membelanya.
"Rivaldi itu selalu menjaga," ucap pengacara terpidana kasus Vina Cirebon, Titin Prialianti dilihat dari Youtube Feri, Kamis (19/9/2024).
"Kalau ada makanan untuk Sudirman Rivaldi selalu menjaga dan dia yang mencicipi duluan," sambungnya.
Lebih lanjut, Rivaldi alias Ucil juga disebutkan menjadi sosok yang memiliki rasa solidaritas tinggi.
"Rambut dipotong sama si Rivaldi Ucil," ungkap Titin.
"Dia ngomong, makan dan semuanya sudah terjamin, tenang aja," tambahnya.
Atas solidaritas yang ditunjukkan para terpidana kasus Vina Cirebon, Titin Prialianti mengaku bangga.
"Luar biasa mereka semua," jelasnya.
Titin Prialianti tetap teguh dengan pendiriannya dan meyakini jika 8 terpidana kasus Vina Cirebon merupakan korban peradilan sesat.
"Dari 2016 itu saya sudah menyuarakan jika 8 terpidana itu tidak bersalah," tegasnya.
Sudirman rencananya bakal menjalani sidang perdana peninjauan kembali itu Rabu (25/9/2024) mendatang.
Jelang sidang PK itu, Titin Prialianti deg-degan.
"Cuma saya bingung. Kalau Sudirman ngomong masa saya harus di sebelehnya?," jelasnya.
"Soalnya gak kedengeran kalau dia ngomong," sambungnya.
Bukan tanpa alasan, Titin Prialianti menjelaskan, Sudirman itu nada bicaranya kecil.
"Pelan banget, Sudirman itu kalau ngomong pelan," ungkapnya.
"Jadi saya ngebayangin kalau dia sidang terus ditanyain itu bagaimana ngomongnya," tambahnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Sidang PK Kasus Vina Cirebon: Jadi Saksi, Dedi Mulyadi Menangis dan Peluk Ucil, Jangan Nakal Ya
Dedi Mulyadi
Sidang PK Terpidana Kasus Vina
kasus Vina Cirebon
Terpidana Kasus Vina Cirebon
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
Rivaldy alias Ucil
Tak Tahan Lihat 7 Terpidana Kasus Vina Cirebon, Jutek Ingatkan Prabowo: Jangan Sampai Ada Keranda |
![]() |
---|
Ingat Sudirman Terpidana Kasus Vina Cirebon yang Ditembak Peluru Karet? Tiba-tiba ke Rumah Sakit |
![]() |
---|
7 Terpidana Kasus Vina Cirebon Bisa Lolos Pidana Seumur Hidup dengan Remisi Perubahan, Jutek Beraksi |
![]() |
---|
Kondisi Miris Sudirman Terpidana Kasus Vina Cirebon Usai PK Ditolak, Otto Hasibuan: Harus Dicek |
![]() |
---|
2 Jalan agar Terpidana Kasus Vina Cirebon Bisa Lolos Hukuman Seumur Hidup, Ini Kata Otto Hasibuan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.