Pembunuhan Vina Cirebon

Pantesan Aep Disebut Lebih Kejam dari Binatang saat Sidang PK Terpidana Kasus Vina, Ini Tabiatnya

Pantas saja Aep Rudiansyah disebut lebih kejam dari binatang oleh Dede dalam sidang PK terpidana Kasus Vina Cirebon, terkuak tabiatnya.

kolase youtube
Dede dan Aep. Pantesan Aep Disebut Lebih Kejam dari Binatang di Sidang PK Terpidana Kasus Vina. Dede ungkap tabiatnya. 

Ternyata yang tinggal di hotel itu bukan Sudirman, tetapi Aep Rudiansyah.

"Kalau yang tinggal di hotel itu Aep," terang Titin. 

Diketahui, Aep menjadi satu-satunya saksi yang memberatkan 7 terpidana. 

Aep mengaku bersama Dede melihat adanya pelemparan batu dan pengejaran motor Eky dan Vina oleh sekelompok pemuda di malam kejadian. 

Belakangan Dede mencabut keterangan dan mengaku didekte Aep dan Iptu Rudiana untuk mengatakan hal yang sama dengan Aep

Setelah pengakuan Dede, Aep tidak diketahui keberadaannnay namun bisa melaporkan Dede dan Dedi Mulyadi ke Polres Metro Jaya. 

Kolase foto Aep. Begini Nasib Aep Saksi Kasus Vina Cirebon yang Kini Terpojok.
Kolase foto Aep. Begini Nasib Aep Saksi Kasus Vina Cirebon yang Kini Terpojok. (kolase Pos Belitung)

Walaupun tidak muncul di publik, namun belakangan beredar video Aep tengah menelepon seseorang diduga Iptu Rudiana viral di media sosial. 

Di telepon itu Aep tampak meyakinkan seseorang yang berbincang dengannya tentang kasus Vina Cirebon.

Salah satunya tentang mantan terpidana Saka Tatal dan korban salah tangkap Pegi Setiawan. 

Aep juga mengungkap bahwa sejak awal dia menolak untuk bersaksi di sidang. 

Di awal-awal video Aep mengaku takut saat melihat melihat video viral Saka Tatal karena mengaku sebagai korban salah tangkap dalam kasus Vina Cirebon.

Baca juga: Yakin Kasus Vina Cirebon Cuma Kecelakaan, Widi dan Mega Berharap 7 Terpidana Dibebaskan: Kasihan

“Begitu muncul video Saka Tatal saya langsung ngedown (takut) di situ, lha kenapa bisa jadi salah tangkap,” kata Aep dalam potongan video yang beredar luas di media sosial TikTok, dikutip Selasa (6/8/2024).

Aep lalu mengungkit soal DPO yang ditangkap yakni Pegi Perong. 

Dia meyakinkan kalau DPO (Pegi Setiawan) itu berbohong. 

 “Lha itu (Pegi) yang ditangkap waktu itu, lha itu kan masih satu kawanannya Saka Tatal,” kata Aep.

“Saya tahu persis saya,” lanjut Aep.

Setelah itu, pria yang ditelepon lalu menanyakan tentang nomor ponsel Aep

Aep pun menyanggapi akan mengirimkan nomornya.

Aep lalu mengaku tidak takut dengan pria di telepon atau polisi. 

Dia justru takut dengan keluarga para terpidana yang dia sebut sebagai pelaku. 

"Ketika saya muncul di layar, apa yang bakal terjadi sama saya nanti," ujarnya.

Lalu, si penelpon terdengar bahwa masalah ini akan dibicarakan dan dia berjanji akan menjamin keselamatan Aep.

Setelah itu, Aep pun berpesan untuk tidak mau dihadirkan di sidang. 

"Kan saya dari dulu pernah berpesan ke bapak, kalau saya ikut sidang, saya gak mau," katanya. 

Setelah itu, sang penelepon memberikan pesan-pesan ke Aep dan ditanggapi dengan ucapan iya dan siap oleh saksi kunci kasus Vina ini. 

Banyak yang menduga video ini sengaja disebar sebagai langkah cuci tangan Iptu Rudiana di kasus ini.

Namun, ada juga yang menduga video ini dibocorkan seseorang untuk membuktikan adanya hubungan Aep dengan Iptu Rudiana.  

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved