Pembunuhan Vina Cirebon

Jaksa Jati Pahlevi Hebohkan Lagi Sidang PK Terpidana Kasus Vina, Debat Sengit, Hakim Ancam Diskors

Jaksa Novriantino Jati Pahlevi lagi-lagi bikin heboh sidnag Peninjauan Kembali (PK) terpidana kasus Vina Cirebon. Hakim sampai ancam diskors.

kolase IST
Jaksa Jati Pahlevi yang Hebohkan Lagi Sidang PK Terpidana Kasus Vina Cirebon. 

SURYA.co.id - Jaksa Novriantino Jati Pahlevi lagi-lagi bikin heboh sidnag Peninjauan Kembali (PK) terpidana kasus Vina Cirebon.

Dalam sidang hari ini, Rabu (18/9/2024), Jaksa Jati Pahlevi berdebat sengit dengan tim kuasa hukum terpidana.

Bahkan, saking sengitnya perdebatan mereka, hakim sampai mengancam sidang akan diskors jika tak bisa tenang.

Perdebatan dipicu pertanyaan jaksa Novrianto Jati Pahlevi kepada saksi Renaldi apakah saat dirinya mengikuti sidang di 2017 silam pernah diancam atau dipukul oleh jaksa dan hakim.

"Saudara saksi pernah dihadirkan untuk memberi keterangan terhadap Hadi Cs?" tanya jaksa Novrianto kepada Renaldi, melansir dari tayangan NusantaraTV program LIVE Breaking News. 

Baca juga: Foto-foto Kecelakaan Kasus Vina di HP Nazrudin Jadi Harapan, Ini Kata Roy Suryo Soal Ekstraksi Hp

"Pernah," jawab Renaldi yang merupakan adik kandung dari terpidana Eka Sandi. 

"Keterangan yang saudara berikan sama dengan disampaikan sekarang ini. Dipukulin dan lain-lain?" tanya jaksa lagi. 

"Sama," ujar Renaldi. 

"Apakah di dalam persidangan saat saudara memberi keterangan ada paksaan, ancaman atau pun pukulan dari jaksa atau majelis hakim?" kata Novrianto kembali bertanya pada Renaldi. 

"Engga ada," tegas Renaldi. 

Tim kuasa hukum enam terpidana kasus Vina langsung menginterupsi dan menyatakan pertanyaan yang dilontarkan Jaksa menghina pengadilan dan majelis hakim. 

"Ini penghinaan terhadap pengadilan. Penghinaan terhadap hakim," cetus salah satu anggota tim kuasa hukum enam terpidana kasus Vina.

Baca juga: Rekam Jejak Susno Duadji, Eks Kabareskrim yang Jadi Saksi Ahli di Sidang PK Terpidana Kasus Vina

Tak terima pertanyaannya dianggap menghina pengadilan dan hakim, jaksa pun membantah. 

"Di mana saya yang menghinanya Yang Mulia," kata Jaksa. 

"Ditanyakan apakah pernah dipukulin hakim? Mana pernah hakim memukul terdakwa. Ini penghinaan," timpal kuasa hukum.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved