Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

FAKTA BARU Kasus Pembunuhan Subang: Danu Dianggap Tak Pantas Jadi JC, Kelicikan Yosef Tutup Misteri

Inilah fakta kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yang menewaskan Tuti dan Amalia dua tahun silam.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Adrianus Adhi
Kolase Surya.co.id
Fakta baru kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, yang terungkap setelah dua tahun. 

Hal itu beralasan karena Danu menjadi pengurus yayasan Bina Prestasi Nasional yang didirikannya sebagai staf tata usaha. 

"Dia kan ikut di dalamnya di sekolah," kata Yosef. 

Sebelumnya dalam wawancara terpisah Yosef menyebut Danu kerap datang malam-malam ke rumah korban. 

Bahkan, di depan penyidik Polres Subang, Yosef menyebut Danu pernah datang malam-malam ke rumah korban tiga hari sebelum pembunuhan. 

Yosef dikabarkan ditangkap setelah Danu berencana menyerahkan diri ke Polda Jabar.
Yosef dikabarkan ditangkap setelah Danu berencana menyerahkan diri ke Polda Jabar. (Kolase Surya.co.id)

Sementara itu, dalam tayangan Apa Kabar Indonesia Malam TVOne, saudara Tuti Suhartini, Lilis Sulastri mengaku sebelum masuk datang ke lokasi kejadian, Yosef meminta keponakannya, Muhammad Ramdanu alias Danu untuk masuk ke rumahnya. 

"Waktu pagi, hari Rabu, Danu itu ditelpon Yosef, suruh ke sana, masuk rumah, pas ngeliat rumahnya berantakan. Yosef itu yang nyuruh," ucap Lilis. 

Pengakuan Lilis itu pun langsung ditanggapi keras Yosef. 

"(Saya) tidak telpon Danu. Bohong, itu dia berbuat bohong. Sangat bohong besar. Dusta itu," ucap Yosef dikutip dari channel youtube Koin Seribu 77, Rabu (13/4/2022). 

Yosef memastikan sangat ingat saat itu. 

"Jangankan kepada Danu, kepada Pak Mul (Mulyana-adiknya) aja gak pernah saya hubungi," katanya. 

Menurut Yosef, pernyataan Lilis itu berasal dari pengakuan Danu. 

"Lilis juga tidak tahu yang sebenarnya. Makanya banyak kesaksian-kesaksian palsu, banyak berita dari seorang Danu. Di depan ibu kapolres langsung itu," ujarnya. 

Yosef juga mengaku tidak pernah ketemu Danu di TKP saat kejadian. 

"Sebenarnya saya itu tidak tahu dan tidak ketemu danu. Kasihan Lilis dibohongi Danu," katanya.

Dikatakan Yosef, saat dia kerumah ibu angkat Danu untuk mengabarkan kondisi rumahnya yang acak-acakan, dia tidak melihat Danu. 

Begitu juga ketika dia kembali ke rumahnya. 

"Sudah lapor saya di depan langsung diikuti anggota (polisi). Saya tidak bertemu Danu

Itu Danu berdusta lagi. Fitnah itu, fitnah sekali lagi," katanya. 

Yosef juga membantah pernah masuk sama-sama Danu ke dalam TKP.

"Saya tidak ketemu sama sekali dengan Danu. Pada waktu saya langsung dibawa ke komite SMA Jalancagak. Apa yang disampaikan Danu itu dusta. Sama ibu kapolres dia juga berani berdusta," ungkapnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved