Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

FAKTA BARU Kasus Pembunuhan Subang: Danu Dianggap Tak Pantas Jadi JC, Kelicikan Yosef Tutup Misteri

Inilah fakta kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yang menewaskan Tuti dan Amalia dua tahun silam.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Adrianus Adhi
Kolase Surya.co.id
Fakta baru kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, yang terungkap setelah dua tahun. 

Sedangkan jasad Amalia Mustika Ratu diangkat seorang diri oleh Yosef.

"Mana ada keberanian Danu melawan dalam situasi seperti itu. Secara sikologis keluarga dia anak angkat, keluarga dia gak mampu, dia banyak dibantu, ibaratnya kaya pembantu. Danu lebih nurut sama Yosef dan keluarga, ketimbang sama keluarganya sendiri," kata Taufan.

Kata Taufan, Danu disuruh Yosef mengangkat jasad, membersihkan TKP, hingga memercik-mercikan air.

Danu sendiri, menurut Achmad Taufan, sampai dua kali pamit pulang namun tak diizinkan Yosef Hidayah.

"Danu pulang duluan. Izin pertama setelah azan Subuh Danu izin pulang, 'Mang saya mau pulang mang'. "Nanti dulu Nu, nanggung'," kata Taufan menirukan ucapan Danu dan Yosef.

Saat izin pulang kedua kalinya, Danu pun diancam oleh Yosef untuk menjaga rahasia pembunuhan ibu dan anak di Subang.

"Saat akan pulang terakhir pun Yosef bilang ke Danu, 'Awas ya Nu jangan bocor kamu ya'. Diancam begitu, mana berani sekelas Danu," kata Achmad Taufan.

Sebelum kasus ini terungkap, justru Danu berusaha dikambing hitamkan Yosef dengan berbagai cara.

Di awal kasus ini, Yosef mengungkap identitas asli Muhammad Ramdhanu alias Danu yang disebutnya memiliki akses khusus ke lokasi kejadian.

Danu ternyata bukan keponakan asli Tuti Suhartini. 

Yosef menyebut Danu adalah anak angkat dari saudara Tuti yang bernama Idha. 

Idha sendiri menjalani pemeriksaan kembali di Polres Subang bersama dua saudaranya, Yeti Mulyana dan Lilis pada Rabu (6/10/2021). 

"Danu itu anak ibu Idha, tapi anak angkatnya," ungkap Yosef dikutip dari tayangan Telusur di TV One pada Senin (4/10/2021).

Yosef juga menyebut tidak sembarang orang bisa masuk ke rumah korban. 

Hanya Danu saja di luar keluarga inti yang sering ke sana dan memiliki akses khusus. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved