Pembunuhan Vina Cirebon

Dicari! Ketua RT Abdul Pasren yang Jebloskan 8 Terpidana Kasus Vina Cirebon, 3 Saksi Sudah Mengaku

Sosok Ketua RT Abdul Pasren kini menjadi orang yang paling dicari di kasus tewasnya Vina Dewi alias Vina Cirebon dan Muhammad Rizky alias Eki. 

Editor: Musahadah
kolase youtube Dedi Mulyadi/tribun jabar
Udin, Pram dan Teguh , tiga saksi kasus Vina Cirebon yang kini baru berani mengungkap kejujuran. 

SURYA.co.id - Sosok Ketua RT Abdul Pasren kini menjadi orang yang paling dicari di kasus tewasnya Vina Dewi alias Vina Cirebon dan Muhammad Rizky alias Eki. 

Pasalnya, kesaksian Abdul Pasren ini bisa menjadi bukti baru yang bisa membebaskan tujuh terpidana yang sudah divonis hukuman seumur hidup pada 2017 silam.

Pasalnya, para terpidana ini tengah tertidur di rumah kosong milik Abdul Pasren saat kejadian yang menewaskan Vina Cirebon dan Eki terjadi. 

Sayangnya, sampai kasus ini disidangkan, Abdul Pasren justru menghilang setelah sang anak, Kahfi sempat ditahan dan akhirnya dilepaskan polisi. 

Hingga kini, keberadaan Abdul Pasren pun tak terdeteksi.   

Baca juga: Lagi! Saksi Kasus Vina Cirebon Akui Dipaksa Ubah BAP Biar Selamat, Kini Sebut 8 Terpidana Tak Salah

Berikut kesaksian 3 orang terkait Abdul Pasren: 

Udin Yakin Terpidana Ada di Rumah Ketua RT

Ahmad Saefudin, seorang saksi meyakinkan para terpidana itu sedang menginap bersamanya di rumah kosong milik Ketua RT setempat, Abdul Pasren pada 27 Agustus 2016 silam. 

Udin menyampaikan saat itu dia dijemput oleh Eko di bengkel milik Pak Toto sekitar 18.30 WIB pada Sabtu (27/8/2016). 

"Nah begitu jam 8 (malam) pergi lah ke (warung) Bu Nining, itu udah ada orang, lagi pada minum ciu, saya ikut minum, ngobrol-ngobrol di situ sampai Jam 9. Jam 9 ibu Nining negur karena udah malem. Udin pindah ke Rumah Hadi di pertigaan, tiduran di situ karena pala pusing kan," jelasnya kepada Dedi Mulyadi seperti dikutip dari Youtube Channel Dedi Mulyadi yang tayang pada Senin (10/6/2024).

Udin bersama sejumlah terpidana tidur di Rumah Hadi sampai sekitar pukul 22.00 WIB. 

Setelah itu, mereka berpindah tempat ke rumah kosong milik Ketua RT, Abdul Pasren. 

 "Pindahlah ke rumah Pak RT, udah tidur. Pulang pagi," tambahnya. 

Beruntung, kesaksiannya tak membuat Udin terseret ke dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky. 

Ia hanya dimintai keterangan saja terkait peristiwa keji itu. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved