Lipsus Investasi

Mudahkan Investasi, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Satukan Pelayanan Perizinan Mulai Tahun Ini

Pengurusan perizinan yang kini akan digabung dalam satu dinas saja, yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

|
surya.co.id/bobby constantine koloway
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau Klinik Investasi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Surabaya. 

“Jadi kalau misal ada yang mau tanya perizinan itu tinggal diketik ada yang jawab otomatis. Jadi nanti yang jawab itu bisa AI. Maka dari itu, saya tidak ingin ada satu ruangan kemudian berhadapan secara langsung, tapi kalau hotline nggak apa,” tuturnya.

Setelah semua pelayanan perizinan dijadikan satu di Mal Pelayanan Publik Siola DPMPTSP Kota Surabaya, Cak Eri berharap, tidak ada lagi dinas yang saling lempar soal perizinan.

Maka dari itu, dia ingin, pelayanan perizinan di Mal Pelayanan Publik Siola harus solutif dan inovatif.

“Teman-teman di perizinan ini adalah garda terdepannya pemkot, jadi baik atau jelek, itu tergantung panjenengan semuanya. Semua masalah carikan solusinya asalkan tidak melanggar hukum,” tegasnya.

Tak hanya memudahkan masyarakat, reformasi birokrasi juga akan memudahkan dalam mengontrol jajarannya. Hal ini juga akan mempengaruhi reward dan punishment.

Cak Eri menegaskan, jika sampai ada pelayanan yang lambat dan lebih banyak berkas yang dikembalikan, maka tak segan akan memangkas Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) kepala dinas hingga staf yang menangani perizinan.

"Kalau ada yang salah, diturunkan TPP-nya, yang lambat tidak mengeluarkan izin tepat waktu, diturunkan TPP-nya. Nah ini fair, nanti kan bisa dilihat di aplikasinya,” tandasnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) M Afghani Wardhana optimis angka investasi di Surabaya tumbuh positif tahun ini.

Targetnya, angka investasi bisa mencapai Rp40 triliun atau meningkat Rp3 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan menyosialisasikan berbagai program kepada calon investor untuk merangsang investasi di Kota Pahlawan.

"Tentu, ada beberapa agenda yang harus kita lakukan sehingga target tersebut bisa terealisasi," katanya.

"Kami banyak melalukan sosialisasi ke dunia perdagangan, serta berkolaborasi dengan organisasi yang berkaitan dengan perdagangan, ekonomi, maupun usaha. Sehingga, kami mendorong investasi di Surabaya bisa semakin meningkat," katanya.

Sesuai arahan Wali Kota Eri, Afghani optimis peningkatan investasi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Surabaya.

"Kalau pertumbuhan ekonomi bagus bisa memberikan multiplier effect kepada sektor yang lain," tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved