Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Sosok Banpol yang Perintah Danu Kuras Bak Mandi di Kasus Subang Disorot, Oknum Polisi Terobos TKP

Ini sosok oknum banpol yang memerintahkan tersangka Muhammad Ramdanu alias Danu menerobos garis polisi TKP kasus Subang.

Editor: Musahadah
kolase istimewa/tribun jabar
Oknum banpol yang perintahkan Danu kuras bak mandi TKP kasus Subang kembali disorot. 

Ditegaskan Yosef, tanah yayasan itu dari nol dia yang membeli. 

Bahkan untuk membeli tanah itu, dia harus meminjam uang kepada orang lain.

Yosef juga membantah kalau tanah yayasan itu warisan dari keluarganya.  

"Beli sendiri, bukan dari keluarga, bukan warisan. Itu betul-betul perjuangan dari nol," katanya. 

Disinggung tentang perjuangannya membangun yayasan, Yosef mengaku malu menceritakan karena dia berasal dari orang tidak punya. 

Bahkan, saat mau merintis mendirikan yayasan itu dia belum bisa menyetir motor, apalagi mengemudikan mobil yang hingga kini belum dikuasainya. 

Dia bahkan harus cidera patah tulang saat belajar menyetir motor.  

"Dulu itu, makanya anak dan istri saya sengsara. Orang-orang itu tidak tahu, bagaimana perjalanan hidup bapak yang sebenarnya," ujar Yosef menolak menceritakan perjalanannya merintis yayasan Bina Prestasi Nasional. 

Kini, setelah yayasan itu berkembang pesat, Yosef justru terdepak dari yayasan. 

Dia bahkan tidak diberikan gaji laiknya Yoris, almarhumah Tuti dan almarhumah Amel.

Sebelum kasus pembunuhan, yayasan memang dikuasai Yoris, Tuti dan Amel.  

Setelah kasus pembunuhan yang menimpa Tuti dan Amel, Yoris sempat memilih keluar dari yayasan. 

Namun hal itu tak berlangsung lama karena suami Yanti Jubaedah ini kembali menguasai yayasan. 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved