Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

REAKSI Dokter Hastry Usai Polisi Umumkan 5 Tersangka Kasus Subang, Pernah Didatangi Korban di Mimpi

Selama dua tahun kasus Subang berjalan Dokter Hastry menjadi sasaran netizen untuk mempertanyakan kelanjutan kasus yang menewaskan Tuti dan Amel.

Editor: Musahadah
kolase istimewa/youtube Deddy Corbuzier
Dokter Hastry akhirnya blak-blakan Kasus Subang demi dirilisnya pembunuh ibu dan anak, Tuti SUhartini dan Amalia Mustika Ratu. Kini, Dokter Hastry lega setelah polisi merilis tersangkanya. 

Menuut Hastry, jam Tuti Suhartini dibunuh antara pukul 2 hingga 4 dini hari. 

Sementara Amel dibunuh pukul 4 sampai 6 pagi. 

"Saya bermain dong di jam itu, handphone siapa yang online. Ambillah DNA nya," terang Dokter Hastry

Diakui, di TKP, sudag ada 2 DNA yang diduga pelaku yang asing.

Hal itu bisa dicocokkan di sana. 

"Udah lah Mas Deddy.

Mohon maaf ya Pak Kabareskrim," ujar Hastry sambil tersenyum. 

"Berarti lamban dong," tanya Deddy Corbuzier. 

Sambil ternyata Dokter Hastry berseloroh kalau dia tidak ngomongn seperti itu. 

"Saya gak ngomong. Gak pa pa lah, aku dipindah ke kamar mayat lagi," katanya sambil tertawa. 

Dokter Hastry mengaku rela kehilangan jabatannya dengan mengungkap kasus subang ini. 

Karena dia sudah tersiksa didatangi oleh para korbannya dalam mimpinya. 

"Aku nggak ngerti sih bagaimana untuk mempercepat ini, karena ya

Saya tersiksa kalau Subang itu, datang dalam mimpiku," katanya. 

Dokter Hastry bahkan trauma kalau kasus ini tidak sampai bisa menangkap pelakunya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved