Haji 2023
Jemaah Haji Indonesia 2023 yang Sakit di Makkah Mulai Dievakuasi ke Jeddah untuk Pulang ke Tanah Air
Jemaah haji Indonesia 2023 yang sakit di Makkah mulai dievakuasi untuk diterbangkan balik ke Tanah Air.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | MAKKAH - Jemaah haji Indonesia 2023 yang sakit di Makkah mulai dievakuasi untuk diterbangkan balik ke Tanah Air.
Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah mengevakuasi jemaah haji yang sakit ke Bandara King Abdul Aziz International Jeddah.
Salah satu jemaah yang dievakuasi bernama Suyanto Bin Reso Widjojo (71), jamaah haji asal kloter SOC 03.
“Hari ini kami melakukan evakuasi satu jemaah haji ke Bandara Jeddah agar bisa mengikuti kepulangan bersama kloternya,” kata Penanggung jawab Evakuasi dan Tanazul KKHI Makkah, dr Faridah Muhammad Sp THT BKL, Kamis (6/7/2023).
Suyanto merupakan jemaah haji yang dirawat di KKHI Makkah sejak 6 Juni 2023.
Kondisi pasien telah dinyatakan stabil oleh dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP).
“Alhamdulillah, Bapak Suyanto dalam keadaan stabil dan laik untuk ikut kepulangan bersama kloternya,” kata dr Faridah.
Dijelaskan, selain kondisinya yang stabil, Suyanto juga telah memiliki rekam jejak ibadah yang lengkap.
Tim evakuasi dan tanazul kemudian akan mengoordinasikan kelengkapan dokumennya dan pengajuan ke bagian layanan kepulangan.
Jemaah haji sakit dievakuasi dengan menggunakan ambulans dari KKHI Makkah menuju Bandara Jeddah.
Selama proses evakuasi ke Bandara Jeddah, jamaah haji sakit akan didampingi oleh satu orang dokter dan satu orang perawat.
Setibanya di Bandara Jeddah, jemaah haji sakit akan distabilkan kembali di pos kesehatan Bandara Jeddah.
Suyanto akan bertolak ke tanah air bersama kloternya pukul 19.00 WAS.
Lebih lanjut, dr Faridah mengatakan, evakuasi yang dilakukan hari ini untuk membantu jemaah haji sakit bergabung dengan kloternya untuk melakukan kepulangan.
Berbeda dengan tanazul, yaitu pemulangan jemaah haji sakit yang tidak sesuai kloternya, bisa lebih awal dan bisa lebih akhir dari jadwal pemulangan kloternya.
Faridah menyampaikan, hingga saat ini belum ada pengajuan lagi untuk evakuasi jemaah haji sakit untuk kepulangan bersama kloternya.
Sedangkan untuk tanazul hingga saat ini, KKHI Makkah sudah mengajukan sebanyak 14 orang, namun tidak menutup kemungkinan ada tambahan.
“Untuk evakuasi hingga saat ini kami belum ada pengajuan kembali. Sedangkan untuk tanazul hingga saat ini kami baru mengajukan 14 orang, namun tidak menutup kemungkinan ada penambahan ke depannya. Datanya saat ini masih dinamis,” tutup dia.
Evaluasi Haji 2023, Menag Yaqut Cholil Qoumas Minta Kaji Istithaah Kesehatan dan Masa Tinggal Jemaah |
![]() |
---|
Menyusuri Indahnya Jalur Pedestrian Masjid Nabawi-Masjid Quba Madinah |
![]() |
---|
Besok 2 Agustus 2023, 6.760 Jemaah Haji Indonesia Pulang ke Tanah Air, Berikut Rinciannya |
![]() |
---|
Pemerintah Arab Saudi Serahkan Hasil Investigasi Terkait Layanan Saat Puncak Haji, Ini Kata Menag RI |
![]() |
---|
Sabtu 28 Juli 2023, 20 Kloter Jemaah Haji Indonesia Pulang ke Tanah Air, Berikut Rinciannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.