Berita Viral

2 Pejabat yang Bereaksi Soal Affan Kurniawan Driver Ojol Dilindas Rantis Brimob, Tuntut Pemerintah

Kematian tragis Affan Kurniawan, driver ojol yang dilindas kendaraan taktis (rantis) brimob, disorot sejumalh pejabat. Begini reaksi mereka.

kolase instagram dan Kompas.com
DRIVER OJOL DILINDAS - (kiri) Momen Affan Kurniawan driver ojol dilindas rantis brimob. (kanan) Gubernur Jakarta Pramono Anung melayat ke rumah duka. 

Pramono tiba di kediaman keluarga Affan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) pukul 06.54 WIB. Pramono mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan peci.

Kehadirannya disambut keluarga almarhum dan pelayat yang sejak dini hari berada di lokasi.

Selama sekitar 15 menit, Pramono menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga sambil sesekali menyeka air mata.

"Betul-betul berduka atas wafatnya Saudara Afan Kurniawan dalam usia 21 tahun. Sebenarnya dari semalam saya sudah ingin (berkunjung), dan mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan di mana bisa mengikhlaskan," ujar Pramono, melansir dari Kompas.com.

Dalam kesempatan itu, Pramono menekankan pentingnya menjaga keamanan di Jakarta pasca insiden tersebut.

"Satunya keadaan Jakarta yang aman, nyaman, yang kita harapkan bersama harus dijaga. Maka dari semalam saya sudah merintahkan SKPD dari seluruh jajaran yang ada di Balai Kota untuk bersiap-siap menghadapi berbagai kemungkinan," ucap Pramono.

"Tetapi tentunya saya sungguh sangat berharap dan meminta, memohon agar Jakarta tetap aman dan nyaman," kata dia lagi.

Pramono juga menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jakarta telah menyiapkan fasilitas pemakaman Affan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.

"Dan juga yang tidak kalah pentingnya, kami telah menyiapkan termasuk untuk pemakaman Saudara Afan di Karet Bivak yang difasilitasi oleh pemerintah Jakarta," tutur Pramono.

Sekitar pukul 07.10 WIB, Pramono meninggalkan rumah duka setelah berpamitan kepada keluarga almarhum.

2. DPR Tuntut Pertanggungjawaban Pemerintah

Ketua Komisi III DPR RI Habiburrokhman menyebut, pemerintah harus menafkahi keluarga pengemudi ojek online yang meninggal dunia karena dilindas mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob, Affan Kurniawan (21).

Habiburrokhman memandang pemerintah harus mengambil tanggung jawab yang selama ini diemban Affan, sebagai tulang punggung keluarga.

"Pemerintah seharusnya mengambil alih tanggung jawab nafkah keluarga almarhum, termasuk biaya sekolah anak-anak almarhum sampai perguruan tinggi," kata Habiburrokhman, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (29/8/2025), melansir dari Kompas.com.

Politikus Partai Gerindra itu memandang anggota Brimob yang menjadi penyebab kematian Affan harus ditindak secara hukum dan sanksi kedinasan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved