Berita Bojonegoro

Aksi Baku Hantam Awak Bus Margo Joyo Yang Gagal Ngeblong Berakhir Di Kantor Polisi

Bus Margo Joyo ngeblong Tiga awak bus, sopir, kondektur  dan kenek harus mempertanggungjawabkan aksinya di Satlantas Polres Bojonegoro.

Penulis: Yusab Alfa Ziqin | Editor: Wiwit Purwanto
surya.co.id/yusab
Personel Satlantas Polres Bojonegoro saat memeriksa awak bus Margo Joyo yang ngeblong dan kisruh di jalanan, Minggu (14/4/2024) malam. 

SURYA.CO.ID, BOJONEGORO – Aksi nekat sopir bus Margo Joyo S 7913 UA yang gagal ngeblong di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut Desa Kalisari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, berujung di kantor polisi, Minggu (14/4/2024) sore.

Tiga awak bus, sopir, kondektur  dan kenek harus mempertanggungjawabkan aksinya di Satlantas Polres Bojonegoro.

Awalnya aksi nekat awak bus trayek Bojonegoro-Surabaya yang berangkat dari Terminal Rajekwesi Bojonegoro itu dirintangi atau digagalkan mobil Avanza.

Namun awak bus tidak terima dan marah lalu cek-cok dan adu jotos dengan pengemudi Avanza yang merintangi aksinya.

Insiden baku hantam antara awak bus dengan pengemudi mobil Avanza ini direkam pengguna jalan lain lalu viral di media sosial.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Anjar Rahmat Putra membenarkan kekisruhan di jalanan itu terjadi di wilayah hukumnya. Minggu (14/4/2024) malam, pihaknya memburu bus Margo Joyo beserta para awaknya yang tampil arogan tersebut.

“Saat ini bus berikut sopir, kenek, dan kondekturnya sudah kami amankan dan sudah kami diperiksa,” ungkap AKP Anjar, Senin (15/4/2024) pagi.

Dari hasil pemeriksaan dimaksud, ungkap AKP Anjar, diketahui bahwa bus PO Margo Joyo yang membawa puluhan penumpang itu disopiri oleh Agus Pujianto (35) warga Desa Gedangdowo, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.

Si sopir ini tak teribat baku hantam. Yang persis terlibat baku hantam, kata polisi dengan tiga balok emas di pundak ini, adalah Arip Sugianto warga Desa Sumberaji, Mecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan selaku kernek bus.

Selain kernek bus berusia 26 tahun itu, yang terlibat baku hantam dengan pengemudi mobil Avanza adalah Vida Ababil Romadhoni warga Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro selaku kondektur bus.

"Untuk pengemudi Avanza, kami belum tahu identitasnya. Yang pasti saat ini tiga awak bus yang terlibat tersebut sudah kami tindak," jelas polisi pernah berdinas di Polresta Sidoarjo tersebut.

Selain mengamankan dan memeriksa tiga awak bus PO Margo Joyo itu, lanjut AKP Anjar, bentuk penindakan dari pihaknya adalah menilang Agus Pujianto selaku sopir bus bersangkutan.

"Kami juga tegaskan PO busnya (Margo Joyo, red). Jika busnya kedapatan melakukan hal yang sama (ngeblong, red) lagi, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pencabutan ijin trayek," pungkasnya.

 

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved