Keunikan Uang Edisi Soekarno, Muncul Lafadz Allah Saat Diterawang dengan Sinar Ultraviolet
Berikut keunikan uang edisi Soekarno yang muncul lafadz Allah saat diterawang menggunakan sinar ultraviolet. Benarkah uang itu resmi dikeluarkan BI?
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Tri Mulyono
Koleksi Yanuar tidak hanya uang bergambar Sang Proklamator.
Berbagai uang cetakan lama, baik cetakan dari Indonesia maupun dari sejumlah negara lain, juga ia koleksi. Uang-uang itu ia susun rapi di dalam bingkai.
Selain uang, Yanuar juga mengoleksi barang antik, seperti piring kuno, buku tua karya Bung Karno berjudul "Di Bawah Bendera Revolusi", guci kuno, jam dinding tua, bahkan ada yang jam yang dibuat pada zaman penjajahan Belanda.
Sejumlah pedang tua juga menghiasi rumahnya di Kelurahan Pasar Prabumulih, Kota Prabumulih.
Ada pula koleksi berupa sebuah piano tua yang menggunakan tuts berbahan kayu.
Sayangnya, piano buatan tahun 1930-an itu sudah tidak berfungsi lagi.
Barang-barang antik itu dikumpulkan oleh Yanuar sejak ia masih muda hingga di usianya sekarang yang sudah mencapai 70 tahun lebih.
Sebagian barang itu ia peroleh dari membeli, ada pula yang berasal dari pemberian teman dan koleganya.
Untuk merawatnya, Yanuar secara rutin membersihkannya dengan cara mengelap untuk menghilangkan debu yang menempel.
"Banyak tamu yang datang dan tertarik untuk membeli, tapi saya tidak tertarik untuk menjualnya," kata tokoh organisasi Kosgoro Kota Prabumulih itu.
Penelusuran situs turnbackhoax.id, uang kertas edisi Soekarno berlafadz Allah bukan merupakan uang resmi yg dikeluarkan oleh BI dan tidak terdaftar di BI.
Sehingga bukan merupakan alat pembayaran yang sah.
Beberapa pihak menyebutnya sebagai “uang souvenir”.
Uang Soekarno berlafadz Alllah dikeluarkan oleh pihak swasta, bukan oleh Bank Indonesia.
Sehingga tidak akan kita temukan penjelasan uang Soekarno souvenir pada situs-situs resmi BI karena BI hanya mengeluarkan uang yang digunakan sebagai nilai tukar.
Soal Isu Demo Turunkan Gubernur 3 September 2025, Kadin Jatim 'Pasang Badan' Bela Khofifah |
![]() |
---|
Pangdam V Brawijaya Mayjen Rudy Saladin Dianugerahi Brevet Yudha Bramasta Wiratama |
![]() |
---|
Ajak Pekerja Hidup Sehat, PTP Nonpetikemas Resmi Luncurkan Program HATMA |
![]() |
---|
13 SMAN Jadi Pilot Project Sekolah Digital, Dindik Jatim: Tingkatkan Mutu dan Kompetensi |
![]() |
---|
Geger Bayi di Sidoarjo Meninggal Usai Dirawat di Klinik, DPRD Ikut Turun Tangan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.