Haji 2023
Sederet Pelayanan Buruk yang Didapati Jemaah Haji Malaysia, Fasilitas Tidak Siap dan Air Tak Cukup
Inilah catatan mengenai pelayanan buruk yang dialami oleh jemaah haji asal Malaysia, ada air yang tidak cukup.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Christine Ayu Nurchayanti
SURYA.CO.ID, MADINAH - Masyair menjadi salah satu isu dalam penyelenggaraan haji tahun ini seiring performa buruk layanan Mashariq saat fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Sejumlah persoalan muncul dalam rentang 8 – 13 Zulhijah, saat penyediaan layanan menjadi tanggung jawabnya.
Mashariq adalah nama Syarikah yang mendapat izin dari otoritas Saudi untuk memberikan layanan kepada jemaah selama di Armuzna.
Karenanya, Indonesia, Malaysia, dan sejumlah negara Asia Tenggara lainnya, menjalin kerja sama dengan Mashariq dalam penyediaan layanan jemaah haji.
“Malaysia juga menghadapi masalah yang sama di Masyair.
Kami sudah mencoba meninjau kesiapan di Masyair bahkan sejak 20 hari sebelum wukuf, dan saat itu belum siap.
Baca juga: Berbeda dengan Indonesia, Malaysia Telah Tinggalkan Arbain sejak 2018 untuk Kurangi Cost di Madinah
Bahkan nampak Tim Mashariq baru mulai kerja.
Kami selalu dijanjikan bahwa semua akan siap sebelum hari H.
Namun, setelah ditinjau lagi sepekan kemudian, tidak jauh beda,” kata Direktur Eksekutif Haji pada Tabung Haji Malaysia Dato Sri Syed Saleh berbagi cerita terkait masalah yang dihadapi jemaahnya saat fase Armuzna
Informasi ini disampaikan Syed Saleh saat berkunjung ke kantor Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah di Syisyah, Sabtu (8/7/2023).
Kehadiran Syed Saleh beserta 20 delagasi Tabung Haji, disambut Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief beserta jajarannya.
Pertemuan dua pihak ini menjadi sarana saling bertukar informasi, termasuk tentang persoalan di Armina.
“Ada fasilitas yang tidak siap digunakan, air juga tidak cukup.
Masalah air di Arafah menjadi isu cukup besar. Katering di Arafah juga lambat,” kenangnya.
“Situasi di Mina juga amat teruk (parah) sekali.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.