Brigadir J Ditembak di Rumah Jenderal

AKHIRNYA Ferdy Sambo Terpojok Pengakuan Bripka Ricky Rizal Soal Perintah Tembak dan Uang Rp 500 Juta

Terdakwa pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo semakin terpojok dengan pengakuan mantan ajudannya Bripka Ricky Rizal. 

Editor: Musahadah
kolase tribunnews
Ferdy Sambo terpojok pengakuan Bripka Ricky Rizal soal uang Rp 500 juta dan tentang perintah tembak, bukan hajar. 

"Saat itu, waktu ayah mertua saya meninggal. Diberikan bantuan untuk pemakaman dan pengajian," katanya. 

Ricky lalu diminta mengucapkan kalimat Ferdy Sambo saat menjanjikan uang tersebut kepadanya. 

"Bapak menyampaikan, terimakasih sudah mengantar ibu dengan selamat. Kalian sudah saya anggap seperti anak-anak saya sendiri," ungkap Ricky menirukan ucapan Ferdy Sambo

Di kesempatan itu Ferdy Sambo juga menanyakan ke RIcky, BHarada E dan Kuat Maruf tentang kesaksiannya di depan penyidik.   

"Bapak tanya, pemeriksaan kemarin kalian menyampaikan apa? apa sesuai skenario yang saya sampaikan di Provos? saya jawab iya," terang Ricky.  

"Bapak lalu bilang, ini ada amplop isi uang untuk kalian," lanjut RIcky. 

Namun, uang dalam amplop itu tidak diberikan, namun hanya ditunjukkan saja. 

Sementara untuk handphone, Ricky diberikan iPhone karena ponselnya akan disita. 

"Untuk handphone ditanayakan, handphone kalian apa? 

Terus karena nanti handphone akan dsiita, kalian pakai hp yang baru. 

Ini sebagai ganti untuk handphone kalian yang akan disita," terang Ricky menirukan ucapan Ferdy Sambo.

Setelah mendapat handphone, Ricky, Kuat dan Bharada E lalu diminta memindahkan kartu lama ke iPhone tersebut.

Ricky bahkan sampai merusak ponsel lamanya karena  akan disita, 

Ricky juga emmastikan saat itum Putri Candrawathi ada ditempat tersebut. 

Sebelumnya, Ferdy Sambo membantah telah menjanjikan uang Rp 500 juta dan Rp 1 miliar untuk Bripka Ricky Rizal

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved