Berita Kota Mojokerto

Tak Jamin Pendaftar Luar Kota Lolos, PPDB Jalur Zonasi di Kota Mojokerto Prioritaskan Warga Sendiri

Pendaftar yang namanya dalam laman khususnya dari luar Kota Mojokerto, belum menjamin diterima di sekolah yang dituju.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Deddy Humana
surya/mohammad romadoni
Posko layanan PPDB SMP jalur zonasi di SMP Negeri 1 Kota Mojokerto. 

SURYA.CO.ID, KOTA MOJOKERTO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto selektif dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi Tahun 2022. Sebab penerimaan siswa zonasi PPDB ini hanya diutamakan untuk warga Kota Mojokerto.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, setidaknya ada 103 berkas pendaftar yang sudah masuk daftar tunggu PPDB online. Pendaftar yang namanya dalam laman tersebut khususnya dari luar Kota Mojokerto, belum menjamin diterima di sekolah yang dituju.

"Sehingga peluangnya kecil meskipun sudah masuk waiting list. Dan itu tidak menjamin siswa dari luar kota bisa lolos dalam jalur zonasi," jelas Amin saat dikonfirmasi SURYA, Minggu (3/7/2022.

Amin menyebut, warga dari luar kota diperbolehkan mendaftar ke sekolah-sekolah di Kota Mojokerto. Namun bukan jaminan akan diterima lantaran jalur zonasi ini hanya untuk warga yang berdomisili Kota Mojokerto.

"Jadi dari awal kita berkomitmen hanya warga kota saja untuk jalur zonasi, sehingga yang bisa diterima adalah yang berdomisili di kota," ungkapnya.

Menurut Amin, pihaknya memberikan kesempatan warga kota untuk menyelesaikan pendaftaran sehingga penutupan jalur zonasi ini diperpanjang dari pukul 12.00 WIB sampai 18.00 WIB kemarin.

"Karena itu kita buka waiting list-nya untuk meningkatkan minat warga kota yang belum mendaftar. Dan pagu sekolah yang belum terpenuhi kita sediakan jika tidak diterima di sekolah pilihannya," ucap Amin.

Sedangkan pengguna PPDB jalur zonasi ini dilakukan usai rekapitulasi data yang akan diumumkan melalui online, Selasa (5/7/2022). "’Kita laporkan ke wali kota dahulu dan apapun hasilnya meski pagu tidak terpenuhi, tetap kita biarkan kosong," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved