Pria Magetan yang Menjual Istri Untuk Layanan Ranjang Bertiga Juga Tawarkan Layanan VCS

gus Ariandi (30) pria asal Magetan yang menjual istrinya untuk layanan ranjang bertiga, ternyata juga menyediakan layanan VCS (video call sex)

Pria Magetan yang Menjual Istri Untuk Layanan Ranjang Bertiga Juga Tawarkan Layanan VCS
tribun jatim/luhur pambudi
Polisi menggiring tersangka yang menjual istri sirinya untuk layanan ranjang bertiga dan layanan VCS. 

Sebelumnya praktik prostitusi dengan menawarkan pasangan sahnya sendiri dibongkar unit Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

NH (23) menawarkan PR (20) isterinya untuk layanan cinta bertiga melalui media sosial twitter.

Praktik threesome yang dilakukan pasangan tersebut digerebek polisi di sebuah villa di Desa Pecalukan Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, 1 Juli 2019 lalu.

Berikut fakta prostitusi layanan bertiga melalui media sosial twitter yang dilaukan pasangan suami istri di Tuban, Jawa Timur ini.

1. Pasang foto isteri di Twitter 

NH mengungkapkan, dirinya secara sengaja mengunggah foto-foto syur yang mempertontonkan kemolekkan tubuh isterinya yang sedang berpose di atas ranjang melalui dinding halaman akun Twitternya.

"Iya fotonya istri," kata HN lirih seraya menundukan kepala dihadapan awak media.

Hidayat menuturkan, bagi pelanggan yang berminat akan langsung berkomunikasi melalui jalur pribadi, untuk membicarakan kesepakatan harga dan lokasi pertemuan.

2. Akun Twitter baru dibuat 3 bulan

Menurut Kasubdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela, akun milik NH terbilang banyak pengikutnya.

"Ini foto-foto yang ada diakun Twitter ini adalah langsung foto telanjang isterinya," kata Leo sapaan akrabnya.

Dalam akun tersebut, teridentifikasi sekitar dua ribu akun pribadi yang telah mengikuti akun buatan NH.

"Akunnya baru dibuka 3 bulan, tapi followersnya sudah 2 ribu," lanjutnya.

3. Layani pemesan keempat 

Selama membuka akun Twitter dengan nama tersebut, NH terhitung sudah empat kali menerima orderan dari pria hidung belang yang tertarik kemolekkan tubuh isterinya.

"Sudah 3 kali, dan ini yang keempat. Sering main di villa daerah Prigen Pasuruan," ujar Hidayat saat rilis kasus di Mapolda Jatim, Rabu (3/7/2019).

Seandainya, Senin (1/7/2019) kemarin, ia dan isterinya tak dipergoki oleh Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Di akhir pekan ini, ungkap Leonard, Hidayat sudah memiliki janji melayani orderan klien pria hidung belang yang tertarik kemolekkan tubuh isterinya.

"Kalau dilihat dari ponsel yang jadi barang bukti, dalam minggu ini sudah ada janji sama orang di Malang," tandasnya.

4. Tarif Rp 1,5 juta untuk satu jam

Praktik prostitusi yang ditawarkan NH melalui media sosial Twitter dengan harga Rp 1,5 juta dengan durasi 1 jam.

Kepada polisi, NH mengaku sudah 4 kali menggelar praktik ini di lokasi yang berbeda.

Namun dia menolak disebut memaksa isterinya untuk melayani pria lain.

"Ini sudah kesepakatan kami berdua," terang NH.

5. Bayar utang operasi ceasar 

NH mengaku menjual isterinya dengan cara demikian, untuk membayar utang operasi caesar.

"Untuk bayar utang aja," kata NH seraya menganggukkan kepala.

Guna menutupi pembayaran operasi tersebut, NH mengaku meminjam uang dari seorang rekannya senilai Rp 8 juta.

Untuk melunasi itu, NH yang tak lagi bekerja sebagai buruh, akhirnya berinisatif untuk memulai bisnis esek-esek yang melibatkan isterinya. "Hutang ke orang, dan sekarang tinggal Rp 1 juta," kata NH.

6. Miliki satu anak 

NH mengaku sudah menikahi isterinya yang berinisial PR (20), sejak 1,5 tahun lalu.

Dari hasil pernikahan keduanya, mereka sudah dikaruniai seorang anak.

"Menikah sudah 1,5 tahun dan sudah punya anak," kata Kasubdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved