TOPIK
Muktamar Ke 33 NU Jombang
-
Namun setelah penghitungan diumumkan, tiba-tiba Dr KH As'ad Ali menyatakan mengundurkan diri dari pemilihan putaran kedua.
-
"Maunya mereka itu apa. Semuanya sudah berjalan transparan, sudah sesuai dengan mekanisme muktamar," jelas Gus Ipul.
-
Ketujuh PCNU itu adalah Jember, Lamongan, Banyuwangi, Surabaya, Tuban, Gresik, dan Tulungagung.
-
Sejak Rabu pukul 22.00 hingga Kamis (6/8/2015) dini hari, kaum Nahdliyin dari berbagai wilayah di Indonesia masih duduk setia di rumput alun-alun.
-
Hasil tabulasi panitia Muktamar NU ke-33 ternyata posisi keduanya beriringan. Gus Mus di peringkat ke-15 dengan perolehan 88 suara.
-
Katib Aam PBNU KH Yahya C Staquf mengatakan, kriteria utama Ahwa adalah seorang Kiai yang faqih. Artinya, memiliki keahlian di bidang ilmu fiqh.
-
Menariknya ada satu nama ulama yang sebelumnya tidak masuk 39 usulan calon AHWA dari Munas Alim Ulama, di Jakarta. Yakni, KH Mas Subadar (Pasuruan).
-
"Atas nama seluruh fungsionari PBNU, kami mohon maaf yang sebesar-besarnyanya. Pasti selama lima tahun, banyak kesalahan yang kami lakukan."
-
"Seharusnya, event yang berlangsung sekali dalam lima tahun ini menjadi ajang silaturahmi."
-
Dalam aksinya mereka (pendemo) menuntut NU kembali ke khittah 1926 100 persen.
-
Ini diusulkan Ketua KONI Kabupaten Pekalongan Suryan Rusli, saat menghadiri Muktamar NU di Alun-alun Jombang, Selasa (4/8/2015).
-
Salah satu terapis itu Subkhan (45), asal Pamekasan, Madura. Ditemui di stan-nya, Alun-alun Jombang, Subhan sibuk menempelkan belasan tanduk sapi.
-
Pengasuh Ponpes Miftahul Jannah, Kedung Tarukan Surabaya ini mengaku tak kuasa menahan tangis dan kesedihan saat melihat muktamar NU.
-
"Di sini (Jombang) terbujur jasad para pendiri NU. Di sini NU didirikan, apakah di sini juga kita mau meruntuhkan NU," tandasnya, mengingatkan.
-
Isi SMS, kata Kiai Said Agil, rata-rata seragam. Yakni, mengapa para muktamirin menunjukkan perilaku yang kurang bagus dalam forum persidangan.
-
Sampai berita ini diturunkan, para muktamirin masih membahas pilkada serentak yang murah dan berkualitas. Sementara BPJS belum dibahas.
-
Tidak ada keterangan dari pimpinan sidang apakah sidang ditunda atau diskors. Mereka keluar begitu saja dalam kawalan Banser.
-
Seorang muktamirin dari luar Jawa sempat diamankan sejumlah petugas karena melontarkan sindiran dianggap tidak pantas terhadap kiai pro AHWA.
-
Gus Ipul kemudian membeber beberapa kendala teknis di muktamar, di antaranya, registrasi yang terkendala ‘server’ yang mendadak ‘down’.
-
"Saya sudah mengikuti lima kali Muktamar NU. Muktamar kali yang terburuk pelaksanaannya," ujar Andi Jamaro, Minggu (2/8/2015).
-
“Yang batu gambar kura-kura teratai Jambi itu sudah ditawar Rp 12 juta. Sedangkan yang naga, ditawar Rp 20 juta. Tapi belum saya lepas.”
-
Begitu pimpinan sidang Slamet Effendy Yusuf mengetok palu tanda sidang dimulai, hujan interupsi langsung daripada muktamirin berlangsung.
-
“Mereka berasal dari 29 PWNU dan 190-an PCNU dari seluruh Indonesia,” kata H Masud Adnan, orang dekat Gus Solah, Jumat (31/7/2015) sore.
-
Yang berhak membahas AHWA adalah forum konferensi besar. Kalaupun konbes menyetujui diterapkan AHWA tetap harus dimintakan persetujuan muktamar.
-
Sementara di wilayah Tapal Kuda dan Pantura, sejumlah PCNU lebih condong ke duet Kyai Hasyim - Gus Sholah.
-
Sejumlah peserta, baik Ketua Tanfidz maupun Rais Syuriah PCNU dari berbagai wilayah di Indonesia ada yang tidak membawa lembar daftar nama-nama Ahwa.
-
Meskipun Muktamar NU baru dimulai per 1 Agustus 2015, namun panitia setempat telah menyiapkan makanan sebanyak itu sejak 31 Juli 2015.
-
"Pada prinsipnya, sudah berjalan 85 persen saat ini. Tapi melihat progresnya, nanti malam sudah 90 persen," kata Muhammad Muchsin.
-
Sekretaris Panitia Pusat Muktamar Syahrizal Syarif mengatakan area muktamar harus steril dari atribut politik.
-
Kekurangan kebutuhan kamar kecil akan dipinjamkan milik pemerintah Kabupaten dan kota tetangga, seperti, Mojokerto, Nganjuk, Kediri, dan Lamongan.