Muktamar Ke 33 NU Jombang
Jelang Muktamar, Kebutuhan Toilet Belum Beres
Kekurangan kebutuhan kamar kecil akan dipinjamkan milik pemerintah Kabupaten dan kota tetangga, seperti, Mojokerto, Nganjuk, Kediri, dan Lamongan.
Penulis: Sutono | Editor: Parmin
SURYA co.id | JOMBANG - Pelaksanaan Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur, tinggal menghitung hari. Namun, persiapan panitia untuk lokasi arena Muktamar belum sepenuhnya beres. Salah satunya kebutuhan vital di area muktamar berupa sarana kamar kecil atau toilet.
Hingga kini baru satu mobil toilet milik Pemkab Jombang yang siaga di area alun-alun. Ditambah empat toilet permanen di lokasi setempat. Padahal, saat pembukaan, penutupan dan berlangsungnya muktamar sedikitnya 5.000 peserta bakal memenuhi Alun-alun Jombang.
Ketua Panitia Daerah, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengakui kekurangan sarana dan prasarana vital itu. Menurutnya kekurangan kebutuhan kamar kecil akan dipinjamkan milik pemerintah Kabupaten dan kota tetangga, seperti, Mojokerto, Nganjuk, Kediri, dan Lamongan.
"Ini soal MCK ada mobil toilet. Memang nggak cukup. Nanti milik tetangga kita pinjam. Seperti Mojokerto atau daerah tetangga lainnya," kata Gus Ipul usai rapat koordinasi di pendapa kabupaten Jombang, Selasa (28/07/15) sore.
Dalam rapat yang melibatkan seluruh Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan pihak Pesantren itu terungkap kesiapan panitia yang mencapai 95 persen.
Gus Ipul menambahkan, selain kamar kecil, kekurangan lainnya seperti genset dan penerangan jalan umum masih dalam proses penyelesaian. Namun, dia memastikan pada saat hari H pelaksanaan muktamar, seluruhnya akan kelar, termasuk kebutuhan air bersih di lokasi Muktamar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gus-ipul-muktamar-jombang_20150729_003238.jpg)