Rabu, 29 April 2026

Muktamar Ke 33 NU Jombang

KH Said Agil Siradj Kembali Terpilih Ketua Umum PBNU 2015-2020

Namun setelah penghitungan diumumkan, tiba-tiba Dr KH As'ad Ali menyatakan mengundurkan diri dari pemilihan putaran kedua.

Tayang:
Penulis: Parmin | Editor: Parmin
mujib
Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siroj (kiri) ketika memberikan keterangan tentang perkembangan pelaksanaan Muktamar NU, Senin (3/8/2015) di Jombang. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Prof Dr KH Said Agil Siradj kembali terpilih menjadi Ketua Umum PBNU masa bakti 2015 - 2020. Sedang Ketua Rais Aam dijabat KH Ma'ruf Amin.

Dalam pemilihan berlasung hingga pukul 02.15 WIB KH Said Agil memperoleh 287 suara sedang KH Dr As'ad Ali 107 suara.

Dalam ketentuan pemilihan disebutkan bahwa apabila seorang calon ketua umum memperoleh di atas 90 akan maju untuk putaran kedua.

Namun setelah penghitungan diumumkan, tiba-tiba Dr KH As'ad Ali menyatakan mengundurkan diri dari pemilihan putaran kedua.

"Dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya kalah pinter, kalah pengalaman dari beliau Prof Dr Said Agil. Untuk itu saya putuskan saya akan mendukung Prof Dr Said Agil," kata KH As'ad Ali seperti disiarkan secara live TV9, Kamis dini hari (6/8/2015).

Dengan demikina pilihan putaran kedua ditiadakan dan KH Said Agil Siradj langsung ditetapkan sebagai ketua umum PBNU masa bakti 2015-2020.

Dalam pemilihan sebelumnya KH Mustafa Bisri terpilih sebagai Rais Aam PBNU dan KH Ma'ruf Amin sebagai wakil.

Tetapi di tengah penetapan KH Said Agil sebagai ketua umum, pimpinan sidang membacakan surat dari KH Mustafa Bisri berisi ketidaksediaan dia sebagai Ketua Rais Aam. Sehingga KH Ma'ruf Amin otomatis ditetapkan sebagai ketua Rais Aam.

Pasangan KH Said Agil Siradj - KH Ma'ruf Amin selanjutnya diberi mandat muktamar membentuk kepengurusan, bersama sejumlah unsur tim formatur, termasuk anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved