Muktamar Ke 33 NU Jombang
Bahas Pilkada, Muktamirin Sarankan Pilkada Jauh dari Money Politics
Sampai berita ini diturunkan, para muktamirin masih membahas pilkada serentak yang murah dan berkualitas. Sementara BPJS belum dibahas.
Penulis: Benni Indo | Editor: Parmin
SURYA.co.id | JOMBANG - Sebagian para muktamirin Muktamar ke-33 NU menyelenggarakan sidang komisi tentang Bahtsul Masail Qonuniyah di Masjid Al Madinah, Desa Tambak Beras, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Senin sore (3/8/2015).
Beberapa topik yang dibahas dalam sidang itu, antara lain, terkait Pilkada serentak yang murah dan berkualitas. Sedangkan topik lainnya adalah tentang BPJS.
Sampai berita ini diturunkan, para muktamirin masih membahas pilkada serentak yang murah dan berkualitas. Sementara BPJS belum dibahas.
Seorang peserta dari PWNU Jambi, Rahmat Rizkian menyampaikan pendapat bahwa Pilkada serentak dibuat seefektif mungkin pendanaanya agar tidak terjadi kekacauan.
"Itu supaya Pilkada jadi aman dan nyaman," katanya.
Sedang peserta dari Bengkulu mengimbau kampanye calon pimpinan daerah tidak menggunakan uang dari sponsor.
Hal itu dikhawatirkan akan terjadi 'balas budi politik' kepada pemberi sponsor dalam memutuskan kebijakan politik. Dengan kata lain menjauhi money politics.
"Calon kepala daerah tidak boleh memperoleh uang dari sponsor. Itu saran saya," kata seorang peserta Bengkulu.