Minggu, 17 Mei 2026

Laporan Khusus

Pakar Unair Surabaya Ungkap Risiko Hantavirus di Tengah Mobilitas Global

Pakar Unair Surabaya menjelaskan risiko hantavirus setelah muncul klaster dugaan kasus di kapal pesiar MV Hondius.

Tayang:
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Cak Sur
istimewa
PENTINGNYA KEWASPADAAN - Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Laura Navika Yamani. Ia menyoroti pentingnya penguatan surveilans dan kewaspadaan terhadap ancaman zoonosis seperti hantavirus di tengah tingginya mobilitas global. 

Kondisi tersebut dapat berlanjut menjadi pneumonia berat, Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS), hingga syok yang membutuhkan penanganan intensif di rumah sakit.

Laura mengatakan, bentuk berat infeksi hantavirus atau Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi.

“Pada kasus HPS, tingkat fatalitas dapat mencapai 30–50 persen, terutama jika penanganan tidak dilakukan secara cepat,” jelasnya.

Penguatan Surveilans dan Sistem Kesehatan

Laura menegaskan pentingnya penguatan sistem surveilans kesehatan, termasuk surveilans genomik, guna memahami pola penyebaran virus.

Ia juga mendorong penerapan pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan dalam penanganan penyakit zoonosis.

Selain itu, penguatan sanitasi, pemantauan gejala, dan komunikasi risiko dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran kasus serupa.

“Dalam era mobilitas global yang semakin tinggi, kesiapsiagaan sistem kesehatan dan deteksi dini sangat diperlukan untuk mencegah eskalasi kasus serupa di masa depan,” pungkasnya.

Fakta Penting tentang Hantavirus

  • Hantavirus berasal dari hewan pengerat yang terinfeksi
  • Penularan terjadi melalui partikel urin, feses, atau air liur
  • Gejala awal meliputi demam dan gangguan gastrointestinal
  • Infeksi dapat berkembang menjadi pneumonia berat dan ARDS
  • Tingkat fatalitas HPS mencapai 30–50 persen
  • Pakar mendorong penguatan surveilans dan pendekatan One Health

Kasus dugaan hantavirus di kapal pesiar MV Hondius menjadi pengingat, bahwa ancaman penyakit zoonosis masih menjadi tantangan serius di era perjalanan global yang semakin masif.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved