Selasa, 9 Juni 2026

Surabaya Darurat Aksi Premanisme

Gaduh Soal Ormas dan Premanisme, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Cak Yebe Minta Semua Pihak Tahan Diri

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, ikut bersikap atas gaduh Ormas di Surabaya dalam peristiwa pengusiran Nenek Elina.

Tayang:
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: irwan sy
Surya.co.id/Nuraini Faiq
PREMANISME - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, saat diwawancarai, Senin (5/1/2026). Yona ikut bersikap atas gaduh Ormas di Surabaya yang diduga melakukan aksi premanisme. 

Masyarakat juga tidak mudah memberi label negatif pada kelompok tertentu.

Dia menilai tindakan segelintir orang tidak bisa dijadikan alasan untuk menggeneralisasi kelompok tersebut.

Persoalan yang muncul sering kali dipicu oleh oknum yang memanfaatkan situasi di lapangan.

Faktanya, jauh lebih banyak warga dari berbagai latar belakang yang hidup rukun dan ikut membangun kota.

Cak Yebe menekankan makna Arek Suroboyo yang menurutnya tidak bisa dipersempit hanya pada garis keturunan.

Identitas kota lahir dari kebersamaan dan tempat seseorang tumbuh.

“Saya orang asli Surabaya lahir di Surabaya oleh rahim dari seorang ibu kelahiran Jombang, apakah saya bukan arek Suroboyo, apakah arek Suroboyo harus mereka yang leluhurnya asli dari tanah Suroboyo?” katanya.

Begitu juga banyak anak keturunan darah Madura, Ambon, Batak dan lainya yang lahir, besar, dan berkeluarga di Surabaya.

Terkait ormas berbasis kesukuan, Cak Yebe mengajak semua pihak kembali pada tujuan awal pembentukannya.

Label kesukuan seharusnya memperkuat solidaritas sosial, bukan memicu konflik.

Aktivitas Ormas sebaiknya fokus pada peran sosial dan tidak terseret ke kepentingan lain.

Jika menjalankan kontrol sosial, koordinasi dengan pemerintah menjadi hal yang wajib.

"Ormas yang dewasa dalam bersikap dan terbuka dalam aktivitas sosial bisa menjadi penguat harmoni, bukan sumber gesekan. Membawa manfaat luas bagi warga Surabaya, bukan hanya untuk kelompoknya sendiri," pungkasnya.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved