SIG Bangun Sarpras Tandon Untuk Warga Desa di Tuban, Akhiri Krisis Air Bersih Selama Puluhan Tahun

Sehingga selama ini warga mengandalkan air hujan untuk disimpan dan membeli air dari mobil tangki saat musim kemarau.

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochammad Sugiyono
AIR BERSIH - SIG memberi bantuan sarana dan prasarana air bersih berupa tandon air dan pipanisasi untuk warga Dusun Bulu dan Dusun Mah Beser di Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Senin (11/8/2025). 

SURYA.CO.ID, GRESIK  – Selama puluhan tahun, warga Dusun Bulu dan Dusun Mah Beser di Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban harus bersusah payah mendapatkan air bersih. 

Kondisi ini mendorong PT Semen Indonesia (Perser) Tbk (SIG) membangun sarana dan prasarana air bersih berupa tandon air.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, SIG senantiasa menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara terukur dan berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif.

TJSL itu melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Desa dan masyarakat. Pendekatan tersebut menjadi kunci agar setiap program yang dijalankan benar-benar menjangkau masyarakat dan berdampak jangka panjang.
 
Selain itu, bantuan tersebut diberikan SIG karena terbatasnya sumber air, kondisi air tanah yang terlalu dalam, serta jarak sumber air permukaan yang jauh.

Sehingga selama ini warga mengandalkan air hujan untuk disimpan dan membeli air dari mobil tangki saat musim kemarau.

Menjawab kebutuhan tersebut dan sejalan dengan komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, SIG membangun sarana dan prasarana air bersih.

Yaitu tandon air atas berkapasitas 12.000 liter dan tandon air bawah berkapasitas 8.000 liter, serta pipanisasi sepanjang 2 KM yang dilengkapi sistem distribusi air ke rumah-rumah warga.

Bantuan melalui program TJSL ini menjadi solusi konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di dua dusun yang selama ini mengalami krisis air bersih.

“SIG tidak hanya fokus pada operasional bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut membangun kualitas hidup masyarakat sekitar wilayah operasional. Akses terhadap air bersih adalah kebutuhan dasar dalam mendukung kesehatan, produktivitas dan kesejahteraan warga," kata Vita dalam rilis Humas SIG, Senin (11/8/2025).

"Diharapkan, infrastruktur air bersih ini tidak hanya dimanfaatkan secara optimal, tetapi juga dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan untuk keberlangsungan generasi berikutnya,” tambahnya. 

Sementara Kepala Desa Tuwiri Kulon, Dasmiyati menyampaikan apresiasi atas kontribusi SIG yang dinilai konsisten memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Berkat bantuan SIG, kini warga dapat menikmati kemudahan akses air bersih langsung ke rumah.

“Kami, atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Tuwiri Kulon, menyampaikan terima kasih kepada SIG yang tidak hanya hadir sebagai pelaku industri, tetapi juga mitra pembangunan desa yang aktif mendampingi masyarakat,” kata Dasmiyati.

Dasmiyati mengaku, sebelumnya warga harus membeli air bersih hingga 4 tangki dengan kapasitas 5.000 liter setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan minuman ternak. Biaya yang dikeluarkan pun cukup membebani. 

“Kini, adanya sumur bor, serta bantuan tandon air dan jaringan pipa dari SIG, warga cukup membayar iuran bulanan yang jauh lebih murah. Saat ini, sudah ada 94 Kepala Keluarga yang merasakan manfaat dari program ini,” imbuhnya. 

Menurut Dasmiyati, pengadaan sarana dan prasarana air bersih ini dijalankan melalui skema pembiayaan bersama. Pengeboran sumur didanai Dana Desa (DD), sementara sistem pipanisasi hingga ke rumah warga difasilitasi program TJSL dari SIG. 

“Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) mengelola fasilitas air bersih ini, sehingga operasional dan keberlanjutannya dapat terjaga,” katanya. ******

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved