Kepuasan Kinerja Khofifah-Emil 76 Persen, Jatim Juga Hadapi Harga Kebutuhan dan Sulit Cari Pekerjaan
Lalu menjaga ketertiban umum, pembangunan infrastruktur jalan, hingga mengurangi kemiskinan serta penyediaan lapangan pekerjaan
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Lembaga survey kembali unjuk hasil kinerja Gubernur-Wakil Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.
Setelah Republic Institute, sekarang giliran terUKUR Research yang menyampaikan bahwa 76,3 persen warga Jatim puas atas kerja 100 hari duet Khofifah-Emil.
Hasil survey itu disampaikan lewat Zoom oleh Direktur Utama terUKUR Research, Ahmad Hasan Ubaid, Senin (9/6/2025).
"Sekitar 76,3 persen warga Jatim puas kinerja Pemprov Jatim. Artinya mayoritas warga Jatim puas kinerja Pemprov di bawah komando Khofifah-Emil," kata Hasan.
Ia menyebut kepuasan responden warga terhadap kinerja Pemprov Jatim berada di angka 76,3 persen, sementara 20,6 persen kurang puas dan 3,4 persen responden tidak menjawab.
Lebih lanjut Hasan membeberkan kepuasan warga terhadap kinerja Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mencapai 76,3 persen.
"Hasil survey kami juga memotret tingkat kepercayaan warga kepada Khofifah-Emil untuk menyelesaikan berbagai masalah di Jatim cukup tinggi yakni sebesar 75,9 persen," jelasnya.
Hasan juga membeberkan sejumlah sektor yang mendapat kepuasan cukup tinggi dari warga. Yakni penyediaan air bersih, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas kesehatan, pengembangan transportasi umum.
Lalu menjaga ketertiban umum, pembangunan infrastruktur jalan, hingga mengurangi kemiskinan serta penyediaan lapangan pekerjaan.
"Publik juga banyak yang tahu sejumlah program unggulan Pemprov Jatim seperti PKH plus, klinik Bumdes, bansos, beasiswa dan pendidikan gratis. Kemudian bus Trans Jatim dan program pengentasan kemiskinan lainnya," jelasnya.
"Sebanyak 78,3 persen responden warga Jatim juga yakin Khofifah-Emil bisa merealisasikan program unggulan," tambahnya.
Hasan menambahkan secara keseluruhan, trend positif ini menjadi modal sosial dan politik yang penting bagi Pemprov Jatim dalam melanjutkan agenda pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Tingginya tingkat kepuasan publik dapat menjadi indikator keberhasilan, sekaligus menjadi tantangan untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di masa mendatang.
"Catatan lainnya, terdapat dua aspek yang perlu mendapat perhatian dari Pemprov Jatim. Pertama, program-program unggulan perlu ditingkatkan sosialisasinya agar lebih dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
“Kedua, terdapat masalah-masalah mendesak yang menjadi perhatian mayoritas responden, yaitu tingginya harga kebutuhan pokok, maraknya kriminalitas yang meresahkan, dan sulitnya mencari pekerjaan," imbuhnya.
terUKUR Research
survey kepuasan publik
survey 100 hari kerja
kepuasan kinerja Pemprov Jatim 76 persen
100 hari Khofifah-Emil
sulit cari kerja di Jatim
harga kebutuhan pokok
kriminalitas di Jatim
Jawa Timur
| Polemik Pemecatan 2 Guru ASN Jombang Disorot, DPRD Bakal Panggil Disdikbud |
|
|---|
| Muswil IDI Jatim di Gresik, Gus Yani Siapkan Kuliah Dokter Spesialis Gratis |
|
|---|
| Polda Jatim Periksa Senpi Anggota Polres Gresik, Izin dan Kondisi Dicek |
|
|---|
| Kronologi Bus Hantam Motor di Kalipuro Banyuwangi, Berawal Salip Truk |
|
|---|
| 130 SMK di Jatim Kembangkan Kendaraan Listrik, Sebagian Layani Konversi BBM |
|
|---|

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/survey-kepuasan-publik-Jatim-1.jpg)