Pj Bupati Lumajang Serukan Pertanian Organik untuk Mengangkat Harga Komoditas Pertanian

Pertanian organik dapat meningkatkan nilai jual produk pertanian di pasaran, karena menjual kualitas lebih bagus dari non organik.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Erwin Wicaksono
Proses produksi pupuk organik milik Waroeng Domba 99 Lumajang. Kini, Pemkab Lumajang menyerukan pertanian organik secara masif. 

SURYA.CO.ID,  LUMAJANG - Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni mendorong inovasi terbarukan pertanian organik, dengan distribusi pupuk organik dan teknologi terbarukan.

Menurut Indah, pertanian organik dapat meningkatkan nilai jual produk pertanian di pasaran, karena menjual kualitas lebih bagus dari non organik.

"Yang jelas menggunakan pupuk organik lebih ramah lingkungan, dan juga sekarang di perkotaan sesuatu yang organik menjadi tren sehat. Seperti sayur atau buah dengan label organik, harganya bisa lebih mahal, ini potensial,"  terang Indah ketika dikonfirmasi, Senin (30/12/2025).

Salah satu cara, memasifkan distribusi pupuk organik dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, yakni dengan menggandeng produsen pupuk organik di Lumajang, Jawa Timur (Jatim), dengan kesepakatan kerja sama 5 tahun.

Founder Waroeng Domba 99, Asriafi Ath Tha'ariq mengklaim pupuk organik produksinya memiliki keunggulan yang sudah mendapat pengakuan.

Tha'ariq bercerita, jika pupuk organik produksinya mendapatkan juara 1 Nasional Teknologi Tepat Guna (TTG) Unggulan oleh Kemendes PDTT.

"Selain itu dengan kerja sama 5 tahun ke depan ini, diharapkan pemerintah lebih komitmen bersinergi antar dinas terkait, pemuda dan petani dalam mengembangkan pertanian organik yang sehat dan berkualitas," katanya.

Terakhir, Tha'ariq menerangkan, penggunaan pupuk organik untuk kalangan petani di Lumajang harus mendapat pengawalan.

"Insya Allah kita sama-sama kawal dalam mewujudkan pertanian Lumajang organik yang sehat, dan komitmen memperbaiki kualitas lahan pertanian di Lumajang," tandasnya.

➢ IKUTI UPDATE BERITA MENARIK LAINNYA di GOOGLE NEWS SURYA.CO.ID

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved