Berita Gresik
Cari Solusi Bullying Anak dan Pelajar, IPNU dan IPPNU Gresik Bahas Program Kerja Bersama Ketua DPRD
Kami berharap pelajar NU dapat menjadi bagian dari penyelesaian masalah bullying dan kekerasan di kalangan pelajar
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, GRESIK – Bullying atau perundungan seperti bibit penindasan terselubung yang terus menjadi ancaman, terutama pada anak dan pelajar.
Permasalahan bullying itu menjadi perhatian serius Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Gresik.
Untuk itulah, pengurus IPNU dan IPPNU melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD Gresik. Lewat pertemuan itu, diharapkan DPRD bisa ikut mencari solusi atas kasus bullying dan kekerasan terhadap pelajar dan anak-anak.
Ketua PC IPNU Gresik, Mohammad Nasih Al Hashas mengatakan, audiensi bersama Ketua DPRD Gresik, M Syahrul Munir itu membahas program kerja dan kasus bullying yang menimpa para remaja dan pelajar.
“Salah satu fokus utama yang diangkat dalam audiensi ini yaitu pentingnya penanganan bullying dan kekerasan pelajar. Sebab perlu langkah preventif berbasis kajian ilmiah untuk mengatasi masalah ini. Agar DPRD bisa memikirkan yang mengancam generasi muda Gresik,” kata Nasih, Minggu (15/12/2024).
Dari audiensi bersama IPNU dan IPPNU, DPRD dapat menjadi mitra strategis dalam mengawal isu bullying yang mengancam generasi muda Gresik. Dan diperlukan kolaborasi lintas sektor dengan dinas-dinas terkait untuk menemukan solusi.
“Harapannya, DPRD bisa mengajak dinas terkait untuk menyampaikan pendidikan budi pekerti kepada generasi muda. Seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial dan Dinas KBPP&PA (Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak),” terang Nasih.
Sementara, M Syahrul Munir mengatakan, semangat organisasi kepemudaan ini menyoroti minimnya perhatian terhadap isu bullying di Gresik. Dan alokasi anggaran untuk isu tersebut masih sangat terbatas.
“IPNU-IPPNU memiliki peran penting dalam menciptakan solusi atas persoalan ini. Kami berharap organisasi pelajar NU dapat menjadi bagian dari penyelesaian masalah bullying dan kekerasan di kalangan pelajar,” kata Syahrul.
Audiensi tersebut menghasilkan komitmen bersama antara DPRD dan IPNU-IPPNU untuk memperkuat sinergitas dalam menangani isu sosial di dunia pendidikan. Salah satunya melalui penyusunan rekomendasi berbasis ilmiah.
“IPNU-IPPNU menegaskan, harapannya agar aspirasi pelajar bisa diterima dan didukung DPRD. Mereka optimistis kolaborasi ini dapat mengisi kekosongan dalam penanganan isu bullying di kalangan pelajar,” katanya. *****
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)
Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU)
Bullying (perundungan)
bullying anak dan pelajar
bullying di Gresik
pelajar NU bahas bullying
solusi kasus bullying
DPRD Gresik
Gresik
Sehari Ditangkap Langsung Disidang, 2 Penjaga Warkop di Gresik Didenda Rp 300 Ribu Akibat Jual Miras |
![]() |
---|
Jurus Lempar Batu Melukai Mata 2 Orang, 2 Oknum Pesilat di Gresik Dikirim ke Penjara |
![]() |
---|
Gelar Gebyar Disabilitas di Gresik, Gus Yani Apresiasi Bantuan Mobil Antar-Jemput dari Bank Jatim |
![]() |
---|
Penggerebekan Rumah di Menganti Gresik, Polisi Amankan Ratusan Botol Miras |
![]() |
---|
Razia Kafe di Utara Gresik, Puluhan Botol Miras Berhasil Disita |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.