Pembunuhan Vina Cirebon

Imbas Hasil Ekstraksi Ponsel Teman Vina Cirebon Terkuak, Mustahil Pembunuhan, Rismon Sianipar Dipuji

Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar berhasil mengekstraksi ponsel Widi yang menguatkan tidak adanya pembunuhan di kasus Vina Cirebon.

Editor: Musahadah
kolase nusantara TV
Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar berhasil mengekstraksi ponsel Widi, teman Vina Cirebon. 

Pesan sms di ponsel Widi di jam itu berbunyi:  

"Mau gak mek? Ntar dijemput sma kita. Mnm rame xtc nya"

Widi yang juga dihadirkan di sidang ini mengakui adanya sms tersebut.  

"Ini adalah sms dari Vina kepada Widi. Pada jam 22.14. Widi, kau pernah ingat pernah menerima sms ini?," tanya kuasa hukum terpidana, Otto Hasibuan kepada Widi. 

"Iya benar,"tegas Widi. 

Lalu, Widi menjelaskan terkait kalimat: mnm rame xtc nya. 

Widi mengungkap mnm itu artinya minum, sementara XTC adalah geng motor milik Eky dan Vina.

" Minum apa?," tanya Otto. 

Tanpa ragu-ragu Widi mengungkap jika mnm itu artinya minuman keras.

"Darimana saudara tahu ngajak minuman keras?," tanya Otto. 

"Mohon maaf banget, soalnya pribadi Vina, sering minum minuman keras," aku Widi. 

Diakui Widi, sebelumnya Vina memang mengajak dia dan Mega untuk minum minuman keras. 

"Diajak ke geng eky?," tanya Otto. 

"Iya pak," tegas Widi. 

Otto lalu membandingkan isi sms dari ponsel Widi itu dengan hasil ekstraksi ponsel Vina. 

Ternyata kata, "mnm rame xtc nya" tidak ada di hasil ekstraksi yang dibuat penyidik. 

"Kami tidak mau menuduh polisi menghilangkan kata-kata itu. Tapi di polisi, itu tidak ada," sebut Otto. 

Otto lalu mengonfirmasi adanya kata-kata itu ke Widi. Dan Widi mengakui kata-kata itu memang ada di sms yang dikirimkan Vina. 

Widi juga mengakui setelah memerima sms itu dia mengirim pesan balik ke Vina. 

Isinya menolak ajakan Vina untuk minum. 

Dan, pengakuan Widi ini juga sama dengan hasil ekstraksi ponsel Widi yang diungkap ahli digital forensik. 

Sesuai hasil ekstraksi, Widi mengirimkan pesan ke Vina pukul 22.17.24.

Isinya: Ga, sok ira bae kita dimarahin gajol. 

"Gak sok itu artinya gak udah kamu aja. Kita itu saya. Dimarahin gajol, gajol itu mantan saya dulu pak," ungkap Widi. 

Menurut  Otto Hasibuan, hasil ekstraksi ponsel Widi ini semakin membuktkan bahwa di jam kejadian yang ada di berkas perkara, ternyata Vina masih berkomunikasi dengan Widi. 

Sesuai berkas perkara disebutkan kejadian kejar-kejaran, penganiayaan hingga berujung pembunuhan Vina dan Eky berlangsung mulai pukul 21.15. 

Namun, hingga pukul 22.14 dan 22.17, ternyata Vina masih aktif berkomunikasi dengan Widi. 

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved