Pembunuhan Vina Cirebon
Pengakuan 2 Saksi Baru Kasus Vina Cirebon Kompak Sebut Kecelakaan, Titin: Saya Pastikan Betul
Pengakuan dua saksi baru kasus Vina Cirebon, Nazrudin dan Adi Haryadi, semakin menguatkan dugaan bahwa kasus ini adalah kecelakaan.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Pejalan kaki itu dimungkinkan adalah Nazrudin.
Sementara Nazrudin mengaku mendapati seorang misterius yang membuatnya takut melanjutkan perjalanan karena menganggapnya seorang begal.
Lali-laki misterius itu diduga Adi yang memang saat itu rambutnya panjang dan penampilannya laiknya musafir.
"Pengakuan nazrudin memotret bukan bohong, karena hp diserahkan ke kami," tukas Titin.

Diberitakan sebelumnya, Nazrudin menyerahkan ponsel itu kepada Titin Prialianti, kuasa hukum para terpidana kasus Vina Cirebon.
"Saya serahkan HP ini yang dulu pernah saya pakai foto di kejadian peristiwa kecelakaan di Talun," kata Nazrudin saat menyerahkan handphone tersebut pada Titin Prialianti.
Baca juga: Yakin Kasus Vina Cirebon Cuma Kecelakaan, Widi dan Mega Berharap 7 Terpidana Dibebaskan: Kasihan
Tampak handphone yang diserahkan merek Nokia 6300.
Namun handphone itu tak memiliki baterai.
"HP ini gak ada batunya," katanya.
Selain itu, handphone tersebut tidak terdapat kartu memorynya.
"Kartu memory gak ada di sini," kata Nazrudin.
Ia berharap tim kuasa hukum dari terpidana kasus Vina Cirebon bisa memperbaiki agar foto-foto bisa dilihat.
"Mudah-mudahan ini bisa terbuka dan dijadikan bukti yang bermanfaat. HP ini sudah lama tidak digunakan," kata Nazrudin.
Titin Prialianti berharap agar foto di handphone Nazrudin bisa dibuka.
"Mudah-mudahan bermanfaat bagi 7 terpidana yang diancam hukuman seumur hidup dan sudah mendekam 8 tahun, padahal bapak melihat kecelakaan lalu lintas," kata Titin.
Titin berencana menyerahkan ponsel itu kepada Dedi Mulyadi, tokoh Jawa Barat yang konsen di kasus ini.
Selain kecelakaan, Nazrudin bersaksi bahwa helm KYT X Rocket merah putih yang dipakai Eky juga rusak.
"Betul, (helm) pecah," kata Nazrudin.
Menurutnya yang tidak rusak hanyalah kaca helm tersebut.
"Yang gak pecah itu mikanya," kata Nazrudin.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.