Pembunuhan Vina Cirebon

Pengakuan 2 Saksi Baru Kasus Vina Cirebon Kompak Sebut Kecelakaan, Titin: Saya Pastikan Betul

Pengakuan dua saksi baru kasus Vina Cirebon, Nazrudin dan Adi Haryadi, semakin menguatkan dugaan bahwa kasus ini adalah kecelakaan.

kolase youtube
Nazrudin dan Adi Haryadi, 2 Saksi Baru Kasus Vina Cirebon. Pengakuan mereka cocok sebut kecelakaan. 

Pejalan kaki itu dimungkinkan adalah Nazrudin

Sementara Nazrudin mengaku mendapati seorang misterius yang membuatnya takut melanjutkan perjalanan karena menganggapnya seorang begal. 

Lali-laki misterius itu diduga Adi yang memang saat itu rambutnya panjang dan penampilannya laiknya musafir. 

"Pengakuan nazrudin memotret bukan bohong, karena hp diserahkan ke kami," tukas Titin.  

Titin Prialianti menerima ponsel diduga berisi foto-foto kecelakaan kasus Vina Cirebon dari Nazrudin.
Titin Prialianti menerima ponsel diduga berisi foto-foto kecelakaan kasus Vina Cirebon dari Nazrudin. (kolase youtube titin prialianti the real/kompas TV)

Diberitakan sebelumnya, Nazrudin menyerahkan ponsel itu kepada Titin Prialianti, kuasa hukum para terpidana kasus Vina Cirebon

"Saya serahkan HP ini yang dulu pernah saya pakai foto di kejadian peristiwa kecelakaan di Talun," kata Nazrudin saat menyerahkan handphone tersebut pada Titin Prialianti.

Baca juga: Yakin Kasus Vina Cirebon Cuma Kecelakaan, Widi dan Mega Berharap 7 Terpidana Dibebaskan: Kasihan

Tampak handphone yang diserahkan merek Nokia 6300.

Namun handphone itu tak memiliki baterai.

"HP ini gak ada batunya," katanya.

Selain itu, handphone tersebut tidak terdapat kartu memorynya.

"Kartu memory gak ada di sini," kata Nazrudin.

Ia berharap tim kuasa hukum dari terpidana kasus Vina Cirebon bisa memperbaiki agar foto-foto bisa dilihat.

"Mudah-mudahan ini bisa terbuka dan dijadikan bukti yang bermanfaat. HP ini sudah lama tidak digunakan," kata Nazrudin.

Titin Prialianti berharap agar foto di handphone Nazrudin bisa dibuka.

"Mudah-mudahan bermanfaat bagi 7 terpidana yang diancam hukuman seumur hidup dan sudah mendekam 8 tahun, padahal bapak melihat kecelakaan lalu lintas," kata Titin.

Titin berencana menyerahkan ponsel itu kepada Dedi Mulyadi, tokoh Jawa Barat yang konsen di kasus ini.

Selain kecelakaan, Nazrudin bersaksi bahwa helm KYT X Rocket merah putih yang dipakai Eky juga rusak.

"Betul, (helm) pecah," kata Nazrudin.

Menurutnya yang tidak rusak hanyalah kaca helm tersebut.

"Yang gak pecah itu mikanya," kata Nazrudin.

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved