Pembunuhan Vina Cirebon

Tangisan Eka Sandi Terpidana Kasus Vina Buat Otto Hasibuan Iba, Rela Dibui Agar Adik Tak Dipukuli

Tangisan pilu para terpidana kasus Vina Cirebon tertumpah menjalang sidang PK. Mereka menyebut sidang pada 2016 silam mencekam.

Editor: Musahadah
kolase youtube Fristian Griec Media Official
Eka Sandi, terpidana kasus Vina Cirebon menangis di depan Otto Hasibuan menjelang sidang PK pada Rabu (4/9/2024). 

Akhirnya Aldi dibebaskan dengan kondisi yang sudah babak belur. 

"Iya, kamu relakan ditahan demi adikmu?," tanya Otto kepada Eka Sandi.  

Eka pun mengangguk dan tak berkata apapun. 

Saat itu lah Otto meraih tangan Eka untuk mengajak bersalaman.

Eka lalu menyalami dan mencium tangan Otto sambil menangis. 

"Jangan kamu nangis. Kuat. Hebat kali kamu. Mulia sekali kamu. Melihat adik dipukuli, dia tidak tahan. Mulia sekali dia punya hati. Bayangin dia  masuk seumur hidup. tapi percayalah tuhan akan menolong kalian," kata Otto.  

Supriyanto, terpidana lain juga mengaku tidak menyangka sama sekali akan menjalani hukuman seumur hidup. 

Lalu, bagaimana bisa dia bertahan selama 8 tahun? 

Supriyanto mengaku sudah mengikhlaskan semua. 

"Berjalan apa adanya aja. Entah lah," ujar Supriyanto sambil menangis. 

Dalam pertemuan itu juga terungkap jika para terpidana kasus Vina ini harus berpuasa di penjara untuk menjalani hukuman atas perbuatan yang tak pernah mereka lakukan. 

Sementara itu, Rivaldy, terpidana lain  mengaku persidangan PK yang dijalani kali ini sangat berbeda ketika sidang pada 2016 silam. 

"Sangat beda. Dulu mencekam. Mencekam," teriak Rivaldy alias Ucil. 

Rivaldi mengaku saat itu serba tertutup. "Suram. Seram," katanya. 

Sementara Jaya mengaku susah berkata-kata.   

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved