Jumat, 10 April 2026

Berita Jember

Sosok Ponidi, Perangkat Desa Asal Jember yang Lagunya Viral Berkat 'Sekop'

Berkat kata Sekop itulah membuat nama pria asal Desa Balung Kidul Kecamatan Balung Jember ini diundang stasiun televisi nasional

Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim timur/imam nahwawi
Ponidi, Penyanyi dengan Jargon Sekop saat berkantor di Balai Desa Balung Kidul Kecamatan Balung Jember. 

SURYA.CO.ID, JEMBER- Ponidi, penyanyi pendatang baru asal Jember, Jawa Timur saat ini tengah viral di media sosial.

Pria yang menjabat sebagai Kaur Kesra di Kantor Pemerintah Desa Balung Kidul Kecamatan Balung makin populer gara-gara menambahkan kata 'Sekop' ketika melantunkan lagu berjudul Sekecewa Itu milik Angga Candra di Youtube PONIDI Official.

Berkat kata Sekop itulah membuat nama pria asal Desa Balung Kidul Kecamatan Balung Jember ini diundang stasiun televisi nasional dalam program Brownis.

Selain itu, Ponidi juga sempat tampil di Youtube DC Production milik Deny Caknan dengan menyanyikan lagu berbahasa Jawa berjudul Langgeng Dayaning Rasa (LDR).

Saat ditemui, Ponidi masih bekerja melayani masyarakat di Balai Desa Balung Kidul Kecamatan Balung Jember dengan pakaian dinas lengkap, Rabu (7/8/2024).

Terlihat, Ponidi menggunakan kemeja warna putih dan celana kain warna hitam.

Pria ini juga nampak sibuk mengoperasikan laptop di ruang kerjanya di kantor desa yang berada di kawasan Jember Selatan ini.

"Kalau kegiatan banyak, tapi kalau di Desa saya bagian Kesejahteraan, yang ngurusi bantuan bantuan kayak PKH. Kalau buat rekaman konten bisanya saya lakukan saat malam hari, asal tidak ada acara di kantor desa," ujar Ponidi saat diwawancarai.

Sementara untuk pembuatan video klip, Ponidi mengaku melakukannya ketika hari libur.

Hal tersebut sengaja dilakukan, supaya tidak mengganggu pelayanan masyarakat.

"Sabtu minggu kan libur, itu saya buat video klip. Jadi tidak mengganggu pekerjaan di kantor (desa)," ungkapnya.

Dia mengaku merintis konten cover lagu sejak 2019. Namun baru viral pada 2024 gara-gara melakukan senggak 'sekop' saat menyanyikan lagu berjudul Sekecewa Itu.

"Mungkin sekarang banyak orang menyangka sekarang saya enak sudah terkenal. Tetapi kan mereka tidak tahu perjuangannya, tahunya hasilnya. Padahal saya buat konten itu sampai kehujanan juga, ada itu video klip saat hujan," ungkap Ponidi.

Isi dalam kontennya, kata Ponidi, berisi beberapa genre musik, mulai tembang lagu bahasa Osing Banyuwangi, Jawa, Pop bahkan shalawatan.

Ponidi menuturkan, pembuatan konten cover lagu di media sosial awalnya, hanya sebatas menyalurkan hobi semata. Sebab sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah suka karaoke.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved