Kuliner

Tampilan Tumpeng Lebih Modern dan Cantik dengan Garnish

Kursus memasak tengah hits di kalangan ibu-ibu. Termasuk mengasah keterampilan merangkai buah dan sayur menjadi sebuah garnish untuk makanan.

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/nurika anisa
Peserta workshop fokus membuat kreasi garnish 

SURYA.CO.ID, SURABAYA- Kursus memasak tengah hits di kalangan ibu-ibu.

Termasuk mengasah keterampilan merangkai buah dan sayur menjadi sebuah garnish untuk makanan.

Garnish merupakan seni merangkai buah atau sayur untuk hiasan sebuah sajiaan makanan.

Hiasan ini dapat digunakan di berbagai sajian makanan. Utamanya seperti tumpeng.

Dengan kemampuan membuat garnish yang terampil diyakini dapat mempercantik tampilan makanan, menggugah selera makan hingga membuat tumpeng tampak modern.

“Garnish ini membuat hiasan misal bunga dari buah dan dari sayur. Yang kami ajarkan adalah basic atau standart untuk pemula supaya tidak kesulitan. Kalau sudah sering melakukan pasti bisa,” sebut Endang Tri Pujiastuti dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) di Hotel Aria Centra Surabaya, Jumat (19/7/2024).

Endang dibantu dengan tim. Salah satunya Ikhwan yang memberikan materi pelatihan pada sebanyak 50 ibu-ibu untuk membuat garnish dari berbagai macam bahan sayur dan buah.

Ia mencontohkan seperti seni membuat pohon dari sawi putih, membuat bunga teratai memakai bonggol (ujung) sawi daging, mawar dari lobak, bengkuang dan macam-macam.

Endang menyebut, hal utama yang harus dilakukan oleh pemula dalam membuat garnish adalah kemauan belajar. Sebab, kreasi garnish membutuhkan keuletan, ketelatenan dan kesabaran.

“Memang butuh ketelatenan, keinginan dari hati, dan terus berlatih karena ini seni. Konsentrasi,” ucapnya.

Sementara Ikhwan memandu para peserta dalam berlatih membuat hiasan bunga dari sayur dan buah. Seperti membuat bunga dari potongan wortel.

Pelatihan garnish ini menggunakan pisau khusus atau pisau carving dengan sebanyak sembilan jenis bentuk.

Pertama, memotong bagian pangkal wortel. Bentuk potongan sekitar 5 centimeter.

Lubangi bagian tengah dan tusuk setiap sisi menggunakan pisau kecil bergerigi.

Tampilan mawar akan tampak dengan bentuk detail kelopak-kelopak bunga.

“Harus cepat tapi hati-hati karena yang dihadapi adalah pisau,” sebutnya.

Kemudian ada bunga anthurium yang dibentuk menggunakan cabai merah dan jagung kecil. Cabai dibelah dan buang semua bagian dalam cabai.

Cabai yang sudah bersih ditelungkupkan, dan dimodel rapi bagian atas sedikit oval. Sehingga membentuk bunga.

Rendam sebentar kemudian siapkan tusuk sate, tusuk pangkal jagung kecil, kemudian tusuk cabai, dan tutup dengan sisa jagung.

Membuat garnish menggunakan cabai disebut perlu kehati-hatian sebab bahan yang digunakan pedas. Ikhwan pun meminta peserta menggunakan sarung tangan.

Kemudian membuat bunga dari sawi putih atau kol putih. Bagian pangkal ditusuk menggunakan pisau mengeliling bunga kol. Saat ditusuk, dicabut hingga si bunga semakin pendek.

Sedang untuk lobak diiris tipis menyerupai lapisan bunga mawar. Dibentuk menggunakan tusukan gigi.

Untuk bahan tomat perlu diiris tipis bagian kulit melingkar tanpa putus hingga ujung.

Bagian kulit inilah yang dibentuk menyerupai mawar kuncup. Hal lain juga dapat dipelajari dari timun maupun semangka.

Antusias ini dirasakan Puji Asfiyanti dan rekannya. Wanita asal Malang ini sehari-hari sebagai pengusaha makanan katering yang telah dilakoni sejak 2015.

“Ikut begini meskipun sering tetap tekniknya beda. Jadi saya terus belajar. Dulu belajar pastry, sekarang katering harus rajin ikut pelatihan begini kan nambah ilmu,” sebutnya.

Ia mengaku, mengikuti pelatihan ini sangat berpengaruh pada usaha katering.

Ia kerap menambahkan hiasan pada makanannya. Apalagi saat pesanan tumpeng.

Garnish disebut membuat makanannya tampil cantik dan modern, pun bisa menambah harga jual.

“Ingin mendalami garnish karena sering ada pesanan tumpeng buat ulang tahun, acara-acara, hajatan di desa, acara aqiqah. Terus belajar dan berkarya. Kalau buat tumpeng tergantung porsi dan besarnya harganya mulai Rp 150 ribu bisa kalau yang besar ya sampai Rp 1 jutaan juga, kalau ada garnishnya begini, lebih modern, cantik,” ucapnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved