Lipsus Investasi

Optimis Investasi Jatim Meningkat di Tahun 2024, Andalkan Penyajian IPRO Unggulan

Pemprov Jatim optimis investasi di tahun 2024 akan cerah gemilang di seluruh daerah, mengingat tren di Jatim meningkat dalam lima tahun terakhir.

|
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Akira Tandika
IST
Ilustrasi investasi. 

Meskipun terdapat potensi tantangan, pemerintah dikatakan Erma harus tetap optimis terhadap iklim investasi pada tahun 2024. Untuk meredakan ketidakpastian ekonomi selama periode Pemilu, pemerintah perlu memberikan keterbukaan terkait proses pemilu dan rencana kebijakan pasca-pemilu. 

Dorongan terhadap investasi dalam negeri, kepastian bagi investor asing, dan kebijakan stabilisasi harga pangan menjadi langkah-langkah kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi. Dengan demikian, pemerintah perlu merancang kebijakan yang seimbang untuk mendukung sektor keuangan, barang, dan jasa dalam menghadapi dinamika pemilu yang kompleks.

"Kata kunci dalam strategi peningkatan investasi adalah IKI (Inisiatif, Kolaboratif, Inovatif). Hal ini diterjemahkan oleh teman-teman di DPMPTSP yang merupakan tonggak utama pengawal investasi di Jatim dengan menginisiasi IKI Investasi Jatim," tuturnya.

Bergandengan tangan dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Pemprov Jatim membentuk Forum Investasi Jawa Timur yang melibatkan berbagai stakeholder lintas sektoral yang bertugas melakukan pengawalan dan berperan aktif menyelesaikan hambatan investasi.

Pemprov Jatim memiliki EJIH (Pusat Investasi Jawa Timur) yang merupakan platform interaktif yang menyediakan informasi tentang peluang investasi, regulasi, fasilitas kemudahan berusaha dan menu helpdesk perizinan. 

Platform ini dapat diakses melalui laman https://eastjavainvestmenthub.jatimprov.go.id/. Laman ini memberikan kemudahan pada pelaku usaha atau stakeholder yang membutuhkan layanan perizinan secara online. 

Yang dilayani melalui aplikasi JOSS (Jatim Online Single Submission), serta aplikasi POINT Jatim. Aplikasi yang berisi informasi potensi investasi Jawa Timur terutama Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang didesain berbasiskan peta digital atau Web Geographic Information System (web GIS), dan informasi daya dukung investasi.

Selain itu, pengguna layanan EJI Hub juga dapat mengakses link Helpdesk untuk bertanya maupun melakukan pengaduan terkait dengan proses perizinan yang ada di DPMPTSP Provinsi Jawa Timur.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya untuk meningkatkan capaian investasi di tahun 2024. Capaian investasi akan digenjot dengan terus menggaet calon investor. Untuk itu, DPMPTSP Jawa Timur mengoptimalkan penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO).

"IPRO adalah dokumen penawaran investasi yang clear and clean yang siap untuk ditawarkan ke investor. Maka dari itu penyusunan IPRO ini sangat penting karena akan menjadi acuan investor ketika melihat penawaran proyek investasi," katanya.

Sayangnya dikatakan Erma, masih banyak kabupaten kota yang kesulitan menyusun IPRO karena beberapa kendala. Beberapa faktor yang menyebabkan masih rendahnya kemampuan menyusun IPRO adalah Pemda kurang mengenali potensi dan peluang investasi di daerahnya. 

Selain itu juga belum menemukan lokasi prospektif yang sesuai dengan RTRW dan RDTRK untuk menjadi tempat investasi yang ditawarkan. Serta juga kurangnya kemampuan untuk menyusun dokumen IPRO yang menarik, jelas dan sampai mendetail. 

"Oleh sebab itu kita kumpulkan dan mendatangkan sejumlah narasumber kompeten agar mereka bisa saling berdiskusi terkait potensi, peluang dan prospek proyek untuk ditawarkan baik ke investor lokal maupun internasional," tegas Erma.

Lebih lanjut di tahun 2024 ini, proyek hilirisasi akan menjadi fokus IPRO yang akan dibangun di Jatim. Bukan tanpa alasan, pasalnya hilirisasi ini sejalan dengan rencana umum penanaman modal Daerah Jatim tahun 2014-2025 yang telah disusun.

Bahwa ada tiga faktor yang menjadi tumpuan penggerak ekonomi dan penanaman modal di Jatim yaitu ketahanan pangan, green investment dan  hilirisi industri.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved