Remaja Lamongan Dibacok di Tuban

UPDATE Pembacokan Remaja RA di Tuban, Polisi Imbau Warga Tak Mudah Percaya Informasi di Medsos

Kasat Reskrim Polres Tuban Iptu Rianto menyebut, hingga saat ini pihaknya maaih terus melakukan penyelidikan di lapangan

Penulis: Yusab Alfa Ziqin | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Polres Tuban
Kasat Reskrim Polres Tuban Iptu Rianto. 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Satreskrim Polres Tuban mengimbau masyarakat Kabupaten Tuban tetap tenang, menanggapi aksi gangster yang viral di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban dan diduga melukai remaja RA hingga lengannya putus, Selasa (21/10/2023) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Tuban Iptu Rianto menyebut, hingga saat ini pihaknya maaih terus melakukan penyelidikan di lapangan dan meminta keterangan para saksi terhadap aksi gangster berikut peristiwa yang menimpa RA tersebut.

Ketika nanti penyelidikan membuahkan hasil konkret, tandas dia, pihaknya akan menyampaikan informasi resmi dan pasti mengenai aksi gangster maupun peristiwa yang menimpa remaja perempuan asal Kelurahan/Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan itu.

"Kami harap masyarakat kondusif. Terutama di media sosial. Harap masyarakat tidak menyebarkan atau memposting informasi yang belum pasti," ujarnya, Sabtu (4/11/2023).

Baca juga: BREAKING NEWS Polres Tuban Amankan Enam Pelajar Bojonegoro, Diduga Terkait Pembacokan Remaja RA

Polisi dengan dua balok emas di pundak ini juga memastikan, saat ini Polres Tuban telah memperketat ketertiban-keamanan di seluruh wilayahnya.

Untuk itu, dia meminta, masyarakat tidak terlalu khawatir terhadap aksi-aksi kriminil yang mungkin bisa terjadi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, lengan kanan RA (14) dibacok hingga putus oleh orang tak dikenal di Jalan Raya Tuban-Babat turut Desa Bunur, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban pada Selasa (31/10/2023) dini hari.

Baca juga: Remaja RA yang Dibacok di Widang Tuban, Baru Dua Hari Pulang Umrah Bareng Keluarga

Kronologi maupun pelaku peristiwa itu hingga saat ini masih belum pasti.

Namun, Satreskrim Polres Tuban masih terus melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan sementara, Satreskrim Polres Tuban menangkap enam pelajar pada Kamis (2/11/2023) malam.

Keenam pelajar anggota gangster itu diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa pembacokan terhadap RA di Jalan Raya Tuban-Babat turut Desa Bunut, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban pada Selasa (31/10/2023) dini hari kemarin.

Dugaan bahwa keenam pelajar itu terkait dengan pembegalan RA didasari mereka diketahui sebagai anggota gangster yang terlibat kericuhan di lokasi yang sama pada Sabtu (29/10/2023) dini hari. Atau, tiga hari sebelum kejadian.

Saat ini, keenam pelajar tersebut diamankan di Mapolres Tuban. Statusnya saksi.

Keenam pelajar tersebut berasal dari Kecamatan Kanor dan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Mereka ditangkap Satreskrim Polres Tuban di rumahnya masing-masing.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved