Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

NASIB Danu Usai Prarekonstruksi Kasus Subang: Tak Kunjung Dilindungi LPSK, Keselamatannya Terancam?

Nasib Muhammad Ramdanu alias Danu menjadi sorotan setelah kesaksiannya berhasil mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Editor: Musahadah
Ist, TribunJabar.id/Ahya Nurdin
Aksi Danu menyeret almarhumah Tuti Suhartini di kasus Subang membuat anak korban murka. Kini, keselamatan Danu disorot. 

Ia juga mempertanyakan kondisi Yosef dan Yoris yang saling memprovokasi.

"Harusnya Yoris kembalikan ke dirinya. Dia yang paling mengenal bapaknya, mengenal korban. Lalu ada apa kok bisa keluarga saling provokasi sampai terjadi pembunuhan," kata Taufan.

Sementara Danu, walau masih memiliki keterikatan persaudaraan, namun posisinya tak bisa berbuat banyak.

Dalam kehidupan sehari-hari, Danu menjadi bawahan dari keluarga Tuti.

Ia sering disuruh-suruh.

"Terus apa daya Danu ?apa Danu bisa pada kejadian malam itu menolak Yosef, apa bisa pada malam itu Danu melindungi korban? Apalagi seumur Danu yang hidup di bawah kasta ekonomi mereka, selalu disuruh-suruh sama semua," katanya.

Taufan mengatakan mestinya Yoris bersyukur karena Danu mau mengungkap tabir gelap kasus Subang.

"Kita semua mesti bersyukur di luar kesalahan Danu tapi Danu berani membongkar dan menyerahkan dirinya sebagai tersangka demi bongkar masalah ini. Masyarakat aja bersyukur seharusnya apalagi Yoris. Mesti banyak bersyukur, sujud syukur, dukung Danu bongkar kasus ini apalagi pelaku utama bapak kandungnya," tutup Achmad Taufan.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Alasan Danu Seret Korban Kasus Subang, Yoris Disuruh Bersyukur, 'Keluarga Kok Saling Provokasi'

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved