Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

TERKUAK Sosok Polisi yang Perintah Banpol Terobos TKP Kasus Subang dan Kuras Bak Mandi Bareng Danu

Akhirnya terungkap sosok yang memerintahkan oknum bantuan polisi (banpol) memasuki TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.  

|
Editor: Musahadah
kolase youtube indra zainal chanel
Oknum banpol Uci mengaku diperintah Kanit Jatanras untuk terobos TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang. 

Kini, setelah polisi menetapkan tersangka, Achmad Taufan kembali bersuara lantang terkait sosok banpol ini.

Dia mempertanyakan alasan di balik keberadaan banpol di TKP.

"Pertanyaan saya, banpol ini punya surat tugas atau tidak? kapasitasnya apa? Karena ini baru sehari setelah kejadian dan sudah di police line?," ujar Achmad Taufan dikutip dari channel youtube Misteri Mbak Suci. 

Taufan juga mempertanyakan tujuan banpol itu menguras bak mandi.

"Apakah benar-benar untuk menghilangkan barang bukti. Apakah hanya untuk membuat Danu bau amis darah, sehingga korelasinya saat anjing pelacak hadir," tanya Taufan.

Taufan berharap polisi segera mengusut oknum banpol ini.

Apalagi, di malam hari setelah itu, tersangka utama kasus ini Yosef Hidayat bersama adik dan keponakan yang juga seorang polisi mendatangi TKP dengan alasan mengambil kucing.

Taufan meyakini dalam kasus yang sudsah berjalan selama dua tahun ini ada oknum-oknum yang mencoba menghalangi, mengkaburkan, mempolarisasi sehingga polisi dan masyarakat dibuat bingung.

"Menurut saya dalam kasus subang karena perencanaan luar biasa hebat, pasti ada oknum itu," tandasnya. 

Sebelumnya, polisi sudah mengagendakan akan memanggil sosok banpol tersebut.

"Iya, nanti kami akan melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang membersihkan TKP pada saat kejadian," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Surawan di Mapolda Jabar, Jumat (27/10/2023).

Dikatakan, mereka yang ikut membersihkan TKP ada banpol dan tersangka M Ramdanu alias Danu.

"Banpol, termasuk Danu, ikut menguras kamar mandinya," ucapnya.

Surawan juga sempat menanyakan perihal jumlah anggota banpol yang ikut membersihkan TKP.

"Kemarin sempat kita tanya juga berapa anggota, terus berapa orang yang dulu pernah ikut olah TKP, memang sudah menerangkan bahwa di TKP sempat dibersihkan di belakang, sempat dikuras di dalamnya, ada baju-baju termasuk baju korban," kata Surawan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved