Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

TERNYATA Danu Si Pembongkar Kasus Subang Cuma Anak Angkat, Alasan Diam 2 Tahun Membuat Pilu Keluarga

Masa lalu Muhammad Ramdanu alias Danu, saksi kunci kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat akhirnya terungkap.

Editor: Musahadah
kolase Tribun Jabar
Danu dan Yosef tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Terkuak status Danu di keluarga besar korban. 

SURYA.CO.ID - Sosok dan masa lalu Muhammad Ramdanu alias Danu, saksi kunci kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat akhirnya terungkap.

Sosok Danu menjadi sorotan setelah dua tahun kasus Subang berjalan, dia akhirnya mau menyerahkan diri dan membongkar skenario pembunuhan Tuti Suhartini dan Amelia Mustika Ratu.

Pengakuan Danu pun menyeret suami korban, Yosef Hidayat sebagai tersangka dan dalang kasus ini.

Selain itu, istri muda Yosef, Mimin Mintarsih dan dua anak tirinya, Arigi dan Abi juga ditetapkan sebagai tersangka kasus ini. 

Menurut kuasa hukum Danu, Ahmad Taufan Soedirja, keberanian Danu mengungkap kasus ini karena selama dua tahun dia dibayangi rasa bersalah.

Baca juga: Terkuak Sikap Emosional Danu Jelang Bongkar Skenario Yosef, Sujud Mohon Ampun, Keluarga Sudah Duga

Meskipun di kasus ini, Danu bukan sebagai eksekutor yang membunuh Tuti dan Amel, namun dia mengetahui dan ikut membantu tersangka utamanya.

Dia terpanggil membongkar kasus ini karena tidak tega melihat ibu dan bibi-bibinya yang terus bersedih dan belum bisa melupakan kasus ini.

Seperti diketahui, dua korban kasus ini masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan Danu.

Tuti adalah saudara kandung ibu angkat Danu yang mengasuh dia sejak kecil.

Diceritakan Taufan, tiga hari sebelum menyerahkan diri ke Polda, Danu di depan keluarga besarnya menceritakan fakta di luar yang telah disampaikan selama ini.

Saat itu, dia berusaha membuat Danu nyaman dan memberikan dukungan penuh untuk mau mengungkap kejujuran.

"Kita katakan, kita akan backup full, kalau dia bersaksi sesuai apa yang dilihat, dialami saat kejadian," kata Taufan.

Setelah itu, Danu mau mengungkap semuanya di depan tim pengacara dan keluarga besarnya.

"Setelah dia mengakui semua, saya sampaikan Danu. Berarti kamu ditunjuk Allah untuk membongkar perkara ini. Terlepas kamu ada salah di sini. Kita harus menyerahkan diri ke polda, dan menyampaikan temuan. Danu dari hati yang paling dalam terpanggil dan ada niat berani datangi ke polda tanpa panggilan," katanya.

Diungkapkan Taufan, situasinya saat itu sangat terharu dan sedih.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved