Mahasiswi Ubaya Dibunuh

3 FAKTA Pembunuhan Mahasiswi Ubaya: Kata Ahli soal Pasal untuk Pelaku dan Adanya Tersangka Baru

Berikut fakta pembunuhan mahasiswi Ubaya, yang jasadnya ditemukan di dalam sebuah koper di jurang Gajah Mungkur, Pacet, Rabu (/7/6/2023) lalu.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Adrianus Adhi
Kolase Surya.co.id
Ahli psikolog forensik berpendapat soal pasal yang tepat untuk pelaku pembunuhan mahasiswi Ubaya. 

SURYA.CO.ID - Berikut fakta pembunuhan mahasiswi Ubaya, yang jasadnya ditemukan di dalam sebuah koper di jurang Gajah Mungkur, Pacet, Rabu (/7/6/2023) lalu.

Babak baru kasus pembunuhan mahasiswi Ubaya kini mulai menetapkan satu tersangka baru, selama proses penyelidikan pihak kepolisian.

Tak hanya itu, pihak ahli psikologi forensik juga menilai ada pasal yang tepat untuk pelaku pembunuhan mahasiswi Ubaya, yang bukan lain adalah guru lesnya sendiri.

Baca juga: RENCANA Keluarga Mahasiswi Ubaya yang Dibunuh: Sementara Simpan Abu Sang Anak, Minta Kasus Dikawal

Merangkum laporan reporter Surya.co.id di lapangan, berikut sejumlah fakta terbaru tentang pembunuhan mahasiswi Ubaya yang dibunuh.

1. Pendapat ahli soal ancaman pasal untuk pelaku pembunuhan

Pelaku masih berkeras memberi alasan membunuh Angeline lantaran sakit hati, pun dengan hasil gelar perkara masih minim bukti ke arah pembunuhan berencana.

Artinya, kasus pembunuhan ini sementara masih disimpulkan emosi Rochmat tersulut karena Angeline mengumpat dengan kata-kata kasar.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana berjanji melakukan pendalaman lagi.

Terkait hal ini, psikolog forensik Universitas 17 Agustus Surabaya Riza Wahyuni angkat bicara.

Melansir dari tayangan Kompas TV, Riza menilai ada perencanaan yang dilakukan pelaku untuk merampas dan berbuat kejahatan kepada korban.

Sementara aksi pembunuhan bisa menjadi satu rangkaian dalam perencanaan tersebut.

"Ada perencanaan yang kita lihat gitu ya perencanaan untuk mengambil sesuatu dari korban.

Nah kalau kemudian perencanaan mungkin perampasan mungkin perampokan dalamnya itu sudah ada perencanaan.

Untuk mengambil barangnya tapi kalau pembunuhannya mau tidak mau karena itu menjadi satu kesatuan dan dia juga tahu resiko" ujar Riza, Minggu (11/6/2023).

2. Tersangka baru

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved