Berita Kota Surabaya

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Kesiapan Jatim Hadapi Mudik, Khofifah Prediksi Pemudik Meningkat

Kunjungan Panglima TNI bersama Kapolri tersebut turut didampingi jajaran Forkopimda Jatim, Kapolda Jatim dan juga Pangdam V Brawijaya

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
surya/fatimatuz zahro
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melakukan cek kesiapan Terminal Purabaya menghadapi arus mudik Lebaran Tahun 2023, Selasa (18/4/2023) malam. 

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Kesiapan Jatim menghadapi arus mudik Lebaran 2023 ini mendapat perhatian khusus dari dua jenderal. Itu setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan cek langsung ke Terminal Purabaya, Selasa (18/4/2023) malam.

Kunjungan Panglima TNI bersama Kapolri tersebut turut didampingi jajaran Forkopimda Jatim, Kapolda Jatim dan juga Pangdam V Brawijaya. Dalam kesempatan itu, rombongan meninjau pos pelayanan terpadu dan juga pelayanan dan kesiapan teknis terminal purabaya dalam menyambut pemudik.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan, Pos Pelayanan Terpadu merupakan pelayanan masyarakat yang melibatkan semua stakeholder. Yakni TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan daerah, hingga insan kesehatan.

Untuk itu, peninjauan dilakukan guna memastikan pemberian pelayanan terbaik bagi para penumpang maupun pengemudi. Mengingat, hingga saat ini, peningkatan jumlah penumpang naik sekitar 15 persen sampai 20 persen.

"Kita tahu bahwa Terminal Purabaya ini merupakan penghubung antar provinsi dan kabupaten/kota. Entah yang dari Jakarta, Jawa Tengah, ataupun Jawa Barat yahg mengarah ke Jawa Timur. Jadi kami mengecek situasi mudik saat ini," terang Listyo.

Di Pos Pelayanan Terpadu ini sendiri, tersedia beberapa fasilitas. Mulai pengecekan kesehatan, pengecekan kendaraan, hingga uji narkotika. Semua itu diharapkan dapat memastikan semua pihak dapat berkendara dalam keadaan aman dan selamat.

Tidak hanya itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan bahwa ia telah mengerahkan personel untuk membantu kelancaran arus mudik. Baik itu dari TNI AD, AU, maupun AL.

"Jadi untuk Operasi Ketupat, khususnya di Jawa Timur ini, TNI telah memperbantukan 1.456 personel baik di darat, laut, maupun udara. Semuanya tersebar di pelabuhan modern, bandara, stasiun, dan juga terminal," ungkap Yudo.

"Semuanya bertujuan agar lebaran kali ini dapat terlaksana dengan aman dan lancar. Ini menjadi program kita bersama supaya mereka dapat sampai di rumah dan ketemu keluarga dengan nyaman. Terima kasih," tutupnya.

Di sisi lain, Gubernur Khofifah mengatakan mudik lebaran tahun ini terjadi peningkatan volume pada berbagai moda transportasi. Berdasarkan data Dinas Perhubungan Jatim per 17 April 2023 terminal Purabaya tipe A, kedatangan bus AKAP telah mencapai 288 armada dengan jumlah penumpang 1.898 orang dan AKDP 569 bus berjumlah 10.033 penumpang.

Sedangkan untuk keberangkatan bus AKAP telah mencapai 332 bus dengan 6.608 penumpang serta AKDP 736 bus berjumlah 15.475 penumpang. "Lonjakan penumpang diperkirakan naik 21,3 juta orang. Prediksi itu meningkat dari semula yang diperkirakan sebanyak 18,1 juta orang yang mudik menuju Jawa Timur," ungkapnya.

Untuk menjamin keselamatan perjalanan, Khofifah mengatakan Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan juga telah melakukan Ramp Check di Terminal Purabaya Tipe A dengan target sasaran yakni Bus Angkutan Antarkota Antarprovinsi (AKAP) dan Angkutan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) serta Pariwisata. *****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved