Berita Mojokerto

Pemkab Mojokerto Prioritaskan Pasang Sistem Keselamatan di Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu

Dalam beberapa bulan, terjadi dua kali kecelakaan yang melibatkan pengguna kendaraan dan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Mojokerto.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Kepala Dinas DPRKPP Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono saat meninjau kesiapan pembangunan palang pintu di perlintasan Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Selasa (15/11/2022). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu masih menjadi momok bagi warga Kabupaten Mojokerto.

Bagaimana tidak, dalam beberapa bulan saja terjadi dua kali fatalitas kecelakaan yang melibatkan pengguna kendaraan terutama sepeda motor dan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu tersebut.

Dua lokasi perlintasan tanpa palang pintu yang sering kali terjadi kecelakaan hingga merenggut korban jiwa yakni di Dusun Kedawung, Desa Bicak dan Dusun Wates Lor, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Kondisi itu semakin diperparah semenjak  Double Track (Jalur ganda) perlintasan kereta api sepanjang kurang lebih 8 kilometer dari KM 56.500 Mojokertohingga Curahmalang Jombang, mulai difungsikan penuh oleh Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur pada Desember 2020.

Baca juga: Antisipasi Fatalitas Kecelakaan, Personel DPRKPP Mojokerto Jaga Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu 

Berkaca dari kejadian itu, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKPP) Kabupaten Mojokerto akan mengalokasikan anggaran untuk pemasangan palang pintu kereta api pada Tahun 2023.

Kepala Dinas DPRKPP Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono menjelaskan, pihaknya telah berupaya meningkatkan keselamatan dan keamanan di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) tanpa palang pintu Desa Bicak dan Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan. 

Pemerintah Daerah telah mengirim surat permohonan dan telah menerima terkait rekomendasi peningkatan keselamatan perlintasan tanpa palang pintu di wilayah Kabupaten Mojokerto, dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada 11 November 2022.

"Sistem keamanan perlintasan ka tanpa palang pintu sudah dialokasikan dari anggaran APBD Kabupaten Mojokerto tahun 2023," jelas Rachmat usai survei di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Bicak, Selasa (15/11/2022).

Rachmat mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Balai Teknik (Baltek)  Perkeretaapian terkait persiapan pembangunan sistem keamanan berupa palang pintu di perlintasan jalur ganda tersebut.

Adapun sistem pengamanan perlintasan KA yang diperlukan yaitu meliputi pos jaga, barrier gate, alat komunikasi HT/ Radio Rig, meja pelayanan dan jadwal perjalanan KA.

"Kami hari ini juga sudah berkoordinasi dengan Baltek untuk menghitung instrumen alat-alat yang diperlukan untuk sistem keamanan perlintasan KA dan kurang lebih satu titik sekitar Rp 300 juta," ungkapnya.

Anggaran pembangunan palang pintu di dua titik Desa Bicak dan Desa Balongwono dialokasikan dari APBD Tahun 2023.

"Sehingga kami anggarkan di Tahun 2023  itu sekitar Rp.600 juta dengan harapan sarana dam prasarana kita siapkan nanti sesuai standar yang sudah ditetapkan (KAI),"  jelas Rachmat.

Menurutnya, pembangunan palang pintu ini merupakan prioritas dan rencananya akan direalisasikan pada awal tahun 2023.

"Kami upayakan di triwulan pertama, karena ini menjadi prioritas kami dalam mempersiapkan sistem keamanan dan keselamatan di jalur perlintasan ini," terangnya.

Masih kata Rachmat, memang tidak mudah untuk membangun palang pintu di perlintasan jalur ganda ini. 

Berbagai kendala mulai dari proses mekanisme perizinan dari Dirjen Perkeretaapian yang terkesan dipersulit, hingga standarisasi alat-alat palang pintu dan kelengkapan persyaratan yang harus lengkap.

"Kendala kami jelas mekanisme yang telah diatur, walaupun ruas jalan ini adalah ruas kabupaten. Tetapi membangun sistem keamanan di sini, kami harus izin ke Dirjen Perkeretaapian untuk bagaimana nanti semua sarana prasarana memenuhi syarat dan ketentuan, ini membutuhkan waktu," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved