Berita Mojokerto

Antisipasi Fatalitas Kecelakaan, Personel DPRKPP Mojokerto Jaga Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu 

Antisipasi fatalitas kecelakaan, DPRKPP Kabupaten Mojokerto menyiagakan personel berjaga di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Petugas DPRKPP Kabupaten Mojokerto memasang papan imbauan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Selasa (15/11/2022). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKPP) Kabupaten Mojokerto bakal menyiagakan personel untuk berjaga di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu.

Hal ini dilakukan sebagai upaya penanganan darurat antisipasi fatalitas kecelakaan yang seringkali terjadi di perlintasan KA tanpa palang pintu, terutama di Dusun Kedawung, Desa Bicak dan Dusun Wates Lor, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Kepala DPRKPP Mojokerto, Rachmat Suharyono mengatakan, dalam penanganan sementara ini pihaknya akan menerjunkan personel untuk berjaga sembari menunggu proses izin pemasangan sistem keamanan dan keselamatan berupa dua palang pintu semi otomatis dan pos jaga.

"Pengamanan sementara, ini kami akan menempatkan petugas di dua perlintasan KA tanpa palang pintu yang bertugas memberikan keamanan bagi masyarakat yang melewati perlintasan tersebut," ungkap Rachmat usai survei persiapan pemasangan sistem keselamatan di perlintasan tanpa palang pintu Desa Bicak, Selasa (15/11/2022).

Baca juga: Pemkab Mojokerto Prioritaskan Pasang Sistem Keselamatan di Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu

Rachmat mengungkapkan, pihaknya akan membangun pos darurat penjagaan beserta  peralatan untuk menunjang penjagaan di perlintasan ka tanpa palang pintu.

Ia juga sudah menyiapkan SDM (Sumber Daya Manusia) dari DPRKPP Mojokerto, yang nantinya akan dilibatkan dalam pengamanan tersebut.

"Nantinya ada empat petugas di masing-masing lokasi, mereka bergantian berjaga di perlintasan tanpa palang pintu Bicak dan Balongwono," jelasnya.

Menurut Rachmat, selain Desa Bicak dan Desa Balongwono, Pemerintah Daerah juga memprioritaskan perlintasan tanpa palang pintu Damarsi di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar.

Namun, perlintasan di Damarsi yang masuk dalam atensi Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur. 

"Kalau JPL Damarsi kami dapat hibah pembangunan palang pintu dan pos jaga dari Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur dan pengerjaannya ketiga perlintasan itu akan dilakukan bersamaan awal tahun 2023," ucap Rachmat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved