UPDATE KASUS SUBANG, Eks Bendahara Curiga Pembunuhan Terkait Yayasan, Dana Bos Biang Keroknya?
Dugaan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang ada sangkut pautnya dengan yayasan Bina Prestasi Nasional, semakin menguat.
Yoris Merasa Dikriminalisasi

Di bagian lain, Yoris Raja Amanullah, ketua yayasan Bina Prestasi Nasional justru merasa dikriminalisasi.
Hal ini diungkapkan dalam status di WhatsApp miliknya beberapa waktu lalu.
Yoris meluapkan kekesalannya kepada pihak yang ingin menjatuhkannya di yayasan.
Hanya saja, dia tidak gamblang menyebut siapa pihak-pihak yang dimaksud.
Dia hanya berkoar bahwa penyidik kepolisian tidak bodoh dan tidak bisa dikibuli.
Berikut status-status WA Yoris yang membuat ramai jagad maya:
"Dari awal Aa udah curiga (*****) ini ingin menjatuhkan aa di yayasan... Hahaha Allah Maha Tahu mana yang Salah dan Benar.. Sekarang mending netral lagi"
"Mereka yang minta aa yang beresin sekolah tapi mereka yang bikin ulah memojokkan aa hahahaha asuuu (imoji tertawa)"
"Mereka mau mengkriminalisasi saya soal yayasan..
Penyidik tidak bodoh boss... Mereka orang2 sudah terlatih.. nggak bisa dikibuli hehe"
Di status lain, Yoris menyebut pihak yang ingin mengkriminalisasi itu di awal memintanya untuk membenahi yayasan, tapi terakhirnya justru menyudutkan dia.
Dia pun menduga hal itu karena dia sudah tahu dalangnya.
"Lucu lucu... mereka yang minta buat benahi yayasan sama sekolah... Eh malah saya yang disudutkan.. hayo kenapa? Karena saya sudah tahu dalang (pengen yayasan) hehe (diluar kasus)".
Status Yoris ini pun viral dan menjadi sorotan luas.
Apalagi tak lama setelah itu, Yoris memutuskan ke luar dari kuasa hukum Rohman Hidayat, sejak 26 Mei 2022.